nusabali

Grand Opening Pasar Badung, 2.000 Penari Pendet Sambut Jokowi

  • www.nusabali.com-grand-opening-pasar-badung-2000-penari-pendet-sambut-jokowi

Penari dari 34 SMA/SMK Se-Kota Denpasar

DENPASAR, NusaBali

Sebanyak 2.000 penari Pendet siap menyambut kedatangan Presiden RI Ir Joko Widodo yang akan meresmikan Pasar Badung, pasar termegah di Bali pada Jumat (22/3) besok. Seluruh penari dari 34 SMA/SMK negeri dan swasta se-Kota Denpasar akan berjejer dan menari di sepanjang Jalan Gajah Mada saat Jokowi tiba.

Jokowi diagendakan tiba dan meresmikan Pasar Badung pada Jumat besok sekitar pukul 17.00 Wita. Jokowi akan tiba dari arah barat, yakni dari Jalan Thamrin kemudian belok kanan memasuki Jalan Gajah Mada.

“Presiden akan datang dari barat yang disambut 2.000 penari Pendet. Pak Presiden akan lewat Jalan Thamrin naik mobil lalu turun di Jalan Gajah Mada di dekat pasar yang langsung disambut penari,” kata Direktur PD Pasar IB Kompyang Wiradana.

Para penari dari puluhan SMA/SMK ini akan berjejer di tengah Jalan Gajah Mada yang memiliki lebar jalan sekitar 7 meter itu dari barat ke timur hingga perempatan Jalan Gajah Mada – Jalan Kartini.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar I Wayan Gunawan saat dikonfirmasi pada Rabu (20/3), mengungkapkan seluruh penari disiapkan khusus untuk menyambut Presiden Jokowi yang akan meresmikan Pasar Badung. Sebanyak 2.000 penari tersebut berasal dari 34 SMA/SMK negeri dan swasta se–Kota Denpasar, yakni SMA negeri sebanyak 11 sekolah, SMA swasta sebanyak 4 sekolah, SMK negeri dan swasta sebanyak 11. Sebanyak 26 SMA/SMK negeri dan swasta tersebut mengerahkan 1.000 penari.  Sedangkan khusus SMA PGRI sebanyak 8 sekolah, mengerahkan 1.000 penari.

“Jumlah siswa yang dikerahkan oleh tiap-tiap sekolah bervariasi, ada yang 30 orang, ada 50 orang, bahkan ada 100 orang. Sehingga jika kita hitung jumlahnya ada 2.000 siswa yang terlibat. Itu sudah sesuai kesepakatan rapat,” tutur Gunawan. Menurut dia, gladi bersih penari dilakukan pada Kamis (21/3) hari ini.

Persiapan para penari sepenuhnya dilakukan oleh masing-masing sekolah. Gunawan mengatakan, teknisnya nanti penari akan diposisikan di Jalan Gajah Mada. Setelah selesai menari dan penaburan bunga, para penari akan mencari posisi menjadi dua baris untuk memberikan jalan Jokowi menuju tempat acara yakni di halaman parkir Pasar Badung.

Gunawan mengatakan, pelibatan 2.000 penari ini tidak ada anggaran sama sekali. Sebab, setiap sekolah sepakat untuk mengeluarkan biaya dengan swadaya masing-masing. “Tidak ada anggaran yang disiapkan pemkot, ini murni swadaya dari masing-masing sekolah. Dari pakaian juga mereka menyediakan sendiri di sekolah,” ungkapnya.

Sementara Kepala Sekolah SMAN 3 Denpasar IB Sudirga, saat dikonfirmasi mengaku sudah menyiapkan 30 siswanya untuk ikut menyambut Jokowi saat Grand Opening Pasar Badung. Jumlah tersebut disesuaikan dengan pembagian jumlah penari untuk SMA negeri. Untuk persiapan penari pihaknya sudah melakukan latihan sejak surat dari dinas diterima pihaknya pada 15 Maret 2019.

Untuk pakaian penari, menurut Sudirga, menyewa sendiri dengan dana sekolah. “Kami sudah sangat siap, sekarang tinggal ikut gladi saja. Kami menyiapkan murid kelas X dan XI. Sebab untuk anak kelas XII tidak bisa ikut karena harus mempersiapkan USBN. Sementara kami bisa siapkan 30 siswa yang bakal menyambut Bapak Jokowi,” ujarnya.

Sementara Kasek SMAN 1 Denpasar I Made Rida juga telah menyiapkan 20 siswa untuk ikut menari Pendet secara serentak di Jalan Gajah Mada Denpasar. Namun yang menjadi kendala, pihaknya terpaksa menggunakan dana kesenian untuk sewa pakaian penari. Rida mengaku, pihaknya harus menyewa pakaian sebesar Rp 250 ribu per orang.

“Ya ke depannya jangan dibebankan ke sekolah lah. Tapi walaupun begitu kami tetap berusaha untuk melaksanakan instruksi dinas. Jadi, dana kami ambilkan di sekolah dengan memakai dana kesenian. Kami juga ingin menyukseskan Grand Opening Pasar Badung yang akan diresmikan Presiden Jokowi,” tuturnya.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan untuk persiapannya sudah lancar. “Tinggal action secara fisik saja. Mudah-mudahan tidak ada kendala dan semua berjalan lancar ya, persiapannya harus kerja keras,” katanya. *mi

loading...

Komentar