nusabali

Mayat di Tukad Badung Gegerkan Warga

  • www.nusabali.com-mayat-di-tukad-badung-gegerkan-warga

Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan warga mengapung di Tukad Badung, Jalan Raya Gaoto Subroto Barat, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (14/3) pukul 13.30 Wita.

DENPASAR, NusaBali

Mayat tersebut ditemukan mengambang tepatnya 20 meter sebelah selatan jembatan yang berada sekitar 300 meter dari Mapolsek Denpasar Barat. Saat ditemukan warga sosok mayat tersebut dalam posisi tengkurap.

Salah seorang warga yang mengangkat mayat itu dari dalam air, Adrianus Ersam mengatakan posisinya saat ditemukan pertama kali berada sekitar 20 meter ke arah selatan jembatan di tepi barat air sungai. Dikatakan saat itu tak ada yang berani turun ke sungai untuk mengevakuasi mayat tersebut.

“Saya kebetulan lewat di sini. Saya melihat ada kerumunan warga. Saya turun dari motor untuk menyaksikan apa yang dilihat warga. Ternyata ada sesosok mayat. Saya memberanikan diri untuk turun untuk mengevakuasinya. Saya mengevakuasinya ke bawah jembatan sambil menunggu BPBD,” tutur Adrianus.

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes H Widya Dharma Nainggolan mengungkapkan berdasarkan identitas yang ditemukan pada tubuh korban, mayat tersebut diketahui bernama Bufin, 37. Alamat Jalan Meranti  Blok C Nomor 51, RT/RW 001/010, Desa/Kel Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pada saat ditemukan, korban menggunakan baju kaos warna abu- abu bertuliskan City 009, celana kain warna hitam,  celana dalam warna putih,  dan jaket warna krem. Selain itu ditemukan pada saku celanan korban ditemukan Hp merk Nokia warna hitam,  ikat pingang warna coklat dan dompet kulit berisi uang Rp 15.000, ATM Bank Danamon, uang Rp 98.000, rokok merk Halim dan korek api gas. Sementara itu dari saku jaket di temukan snack merk Wafer Tango dan permen.

“Dari keterangan Sandi, seorang saksi di lapangan mengatakan bahwa pada pukul 13.30 Wita mengaku ada tetangganya  yang mengatakan ada orang jatuh ke sungai. Kemudian saksi ini datang ke TKP. Dia melihat ternyata benar ada sesosok mayat mengambang di air. Saksi bersama warga lainnya langsung mengevakuasi korban,” tutur AKP Nainggolan.

Sekitar pukul 14.00 Wita petugas Unit Inafis Polresta Denpasar tiba di TKP untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya pukul 14.20 Wita jenazah dievakuasi ke RSUP Sanglah oleh BPBD Kota Denpasar.

“Kami belum bisa menyimpulkan penyebap matinya korban. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter di RSUP Sanglah. Dugaan sementara korban meninggal karena tenggelam di sungai tersebut. Karena pada tubuh korban tak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tandasnya. *po

Komentar