nusabali

Abrasi Pantai Tegal Besar Kian Parah

  • www.nusabali.com-abrasi-pantai-tegal-besar-kian-parah

Abrasi di pesisir Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, semakin parah.

SEMARAPURA, NusaBali

Sebuah bangunan di tepi pantai ini hancur karena diterjang ombak.  Pantauan NusaBali, Jumat (15/2) pagi, pesisir pantai bahkan sudah nyaris habis akibat abrasi. Padahal beberapa tahun lalu pesisir Pantai Tegal Besar bisa untuk bermain sepak bola. Di samping itu sebuah bangunan yang tidak ditempati, kian hancur akibat terus digempur mombak. Kolam renang pada bangunan tersebut juga jebol dan hampir hanyut ke laut.

Abrasi ini berakibat krama tidak bisa Melasti di pantai tersebut. Krama yang sebelumnya Melasti di Pantai Tegal Besar, pindah ke Pantai Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.

Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung mencatat ada sekitar 25,77 kilometer garis pantai yang termasuk rawan abrasi dari total 113,41 kilometer garis pantai di Klungkung. Hanya saja karena anggaran yang terbatas, hanya sekitar 100 meter garis pantai rawan abrasi yang akan ditangani menggunakan APBD Klungkung di tahun 2019 . Sementara itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida pasalnya tidak menganggarkan untuk penanganan abrasi Kabupaten Klungkung di tahun ini.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman Klungkung, I Nyoman Susanta mengatakan, sepanjang 25,77 kilometer garis pantai di Kabupaten Klungkung yang rawan abrasi. Dari jumlah tersebut, ada sekitar 13,523 kilometer yang telah berhasil ditangani. Sementara sisanya sekitar 12,247 kilometer ditangani secara bertahap. "Dari 12,247 kilometer garis pantai yang abrasi itu sekitar 6,5 kilometer di Klungkung Daratan dan sekitar 5,75 kilometer ada di Nusa Penida,” ujarnya belum lama ini.

Tahun 2019, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman telah menganggarkan Rp 2 miliar dari APBD Klungkung untuk penanganan abrasi. Rencananya dana itu untuk penanganan abrasi di Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, sepanjang 100 meter. Karena abrasi mengancam Pura Dalem dan setra di Banjar Kutapang, Desa Batununggul. *wan

Komentar