nusabali

Baksos Awali Rangkaian Perayaan Nyepi

  • www.nusabali.com-baksos-awali-rangkaian-perayaan-nyepi

Panitia Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941 mengawali rangkaian kegiatan dengan menggelar bakti sosial berupa donor darah serta penyuluhan kesehatan.

JAKARTA, NusaBali
Kegiatan itu digelar di dua Pura sekaligus, yakni Pura Mustika Dharma, Kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur dan Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur.
 
Hadir tokoh-tokoh umat Hindu di Jakarta dan sekitarnya. Ada Ketua PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya beserta jajarannya, mantan Ketua PHDI Pusat Sang Nyoman Suwisma, Ketua PHDI provinsi Banten Ida Bagus Alit Wiratmaja serta Ketut Untung Yoga Ana.
 
"Baksos hari ini merupakan langkah awal dari rangkaian kegiatan peringatan hari raya Nyepi nasional. Setelah ini, kami melaksanakan baksos ke saudara-saudara kita yang terkena bencana di Palu, Lombok dan Banten," ujar Ketua Panitia Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941 Wayan Gigin Samudra di Pura Mustika Dharma, Kompleks Kopassus, Cijantung, Sabtu (9/2).
 
Baksos dilakukan di lokasi yang terkena bencana, kata Wayan Gigin, agar umat Hindu disana juga merasakan suasana menjelang hari raya Nyepi.
 
"Kami tidak hanya melakukan kegiatan ritual, melainkan juga memperhatikan umat disana," papar Wayan Gigin.
 
Terkait donor darah, kata Wayan Gigin, diikuti kalangan sipil maupun militer yang berasal dari prajurit Kopassus. Lantaran salah satu lokasi kegiatan baksos berada di Kompleks Kopassus.
 
Danjen Kopassus Mayjen I Nyoman Cantiasa mengatakan, donor darah merupakan salah satu bentuk dari ajaran Tri Hita Karana. Yaitu hubungan manusia dengan manusia.
 
"Ada seratus lebih prajurit mengikuti donor darah secara sukarela. Mereka datang bergantian," imbuh Nyoman Cantiasa.
 
Nyoman Cantiasa berharap, donor darah yang dilakukan itu bermanfaat bagi orang yang membutuhkannya. "Mudah-mudahan ini dapat membantu orang-orang yang kekurangan darah," tandasnya.
 
Hal senada disampaikan oleh Ketua PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya.Menurut Wisnu Bawa, rangkaian kegiatan hari raya Nyepi bisa menjadi ajang silaturahmi dengan sesama umat maupun umat beraga lainnya. "Ini juga merupakan sebuah aplikasi dari dharma negara. Ini membuat kita guyub," imbuh Wisnu Bawa. *k22

Komentar