nusabali

Patung Bung Karno Belum Kelar

  • www.nusabali.com-patung-bung-karno-belum-kelar

Proses pengerjaan patung Bung Karno yang rencananya akan menjadi maskot Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno di wilayah Kelurahan/Kecamatan Sukasada belum kelar hingga H-1 waktu terakhir perpanjangan kontrak, Jumat (8/2).

Rekanan RTH Terancam Pemutusan Kontrak

SINGARAJA, NusaBali
Semestinya patung setinggi delapan meter itu sudah dipasang hari ini, Sabtu (9/2), oleh rekanan. PT Chandra Dwipa sebagai kontraktor pelaksana pun terancam sanksi pemutusan kontrak atas keterlambatan itu.

Sebelumnya pihak rekanan sudah mendapatkan perpanjangan waktu pengerjaan proyek selama 50 hari terhitung sejak tanggal 22 Desember 2018 lalu. Awalnya rekanan memangkan tender pengerjaan RTH Bung Karno tahan ke III dengan  nilai Rp 5,49 miliar itu mendapatkan waktu selama 120 hari kalender terhitung mulai 24 Agustus hingga 21 Desember 2018, untuk menyelesaikan proyek. Hanya hingga 170 hari total pengerjaan proyek rekanan tak dapat menyelesaikan pekerjaannya.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Buleleng, Ni Nyoman Surattini saat dikonfirmasi Jumat (8/2) kemarin mengaku sedang berada di Jogjakarta. Ia bersama stafnya pun mengecek langsung pengerjaan patung Bung Karno berbahan logam itu langsung ke pengerajinnya untuk kesekian kali. Ia yang dihubungi melalui telepon pun sangat kecewa karena patung yang semestinya sudah terpasang baru selesai 75 persen.

“Ya sepertinya tidak bisa selesai besok, karena baru selesai kaki, kepala dan bagian badan bawah saja, bagian badan atas dan tangannya belum,” kata Surattini.

Pihak perajin pun menyebutkan untuk menyelesaikan bagian yang belum dikerjakan itu masih memerlukan waktu hingga tiga minggu.

Meski demikian, Surattini pun mengaku baru akan memberikan keputusan apakah rekanan akan dikenakan sanksi pemutusan kontrak kerja atau tidak. Ia mengaku masih memberikan kesempatan kepada rekanan untuk menuntaskan pekerjaannya hingga batas waktu terakhir pada Sabtu (9/2) pukul 00.00 WITA. “Ya nanti sesuai dengan aturan saja, kalau memang tidak bisa selesai, tapi kami masih berikan kesempatan hingga besok tanggal sembilan pukul 24.00, setelah itu baru bisa kami sampaikan keputusannya,” imbuh dia.

Selain patung Bung Karno yang dirancang menjadi ikon RTH Bung Karno yang belum selesai, tampak juga pengerjaan patung singa di open stage RTH Bung Karno masih dikerubuti pekerja hingga Jumat (8/2) siang kemarin. Patung Singa berukuran jumbo di tengah-tengah panggung terbuka di bagian belakang RTH pun dirasa tak dapat diselesaikan tepat waktu, karena sejumlah pekerjanya masih berkutik pada pengerjaan bagian sayap dan detail patung singa.

Sementara itu keterlambatan proyek pengerjaan RTH Bung Karno tahap ke III ini selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), untuk langkah selanjutnya. Namun Surattini menegaskan meski mengalami keterlambatan proses pengerjaan, patung Bung Karno itu menjadi aset Pemkab Buleleng. Hanya saja apakah bisa dipasang atau tidak setelah selesai nanti, ia belum dapat memastikan.

“Karena kami baru pertama menghadapi pengerjaan proyek yang begini, jadi untuk langkah selanjutnya kami akan koordinasikan dulu dengan LKPP, jadi belum bisa kami sampaikan kelanjutannya nanti seperti apa,” jelas dia. *k23

loading...

Komentar