nusabali

Jalan dan Pasar Belatung Tertimbun Pasir

  • www.nusabali.com-jalan-dan-pasar-belatung-tertimbun-pasir

Akses jalan dari Desa Ban Kecamatan Kubu menuju Desa Pempatan Kecamatan Rendang Karangasem serta Pasar Belatung di Banjar Delundungan, Desa Ban, tertimbun pasir.

AMLAPURA, NusaBali
Akibatnya aktivitas pasar terganggu dan kendaraan kesulitan melintas di jalan Desa Ban-Desa Pempatan. Jalur itu merupakan jalan alternatif dari Kecamatan Kubu menuju Klungkung melalui Desa Pempatan.

Perbekel Desa Ban, I Wayan Potag, mengecek ke lokasi, Rabu (30/1). “Ini material kiriman saat terjadi banjir pada Senin (28/1) dan menimbun jalan dan Pasar Delundungan. Kawasan ini satu jalur dari Sungai Daya,” ungkap Wayan Potag. Dikatakan, setiap musim  hujan terjadi banjir dan jalan tertimbun pasir setinggi sekitar 30 cm, lokasinya di Banjar Daya. Jalan yang tertimbun panjangnya sekitar 100 meter.

Perbekel Wayan Potag mengatakan, pengendara sepeda motor kesulitan melintas. Mesti merayap dibantu kedua kaki agar kendaraan bisa terdorong. Begitu juga kendaraan roda empat yang telah dimodifikasi jadi mobil ceper mengalamai kesulitan. Hanya truk dan sejenisnya bisa melintas. “Jalan aspal cukup bagus karena tertimbun pasir menyulitkan pengendara melintas. Kami telah lapor ke Dinas PUPR Karangasem agar diteruskan ke Dinas PUPR Provinsi, harapannya segera dapat penanganan,” katanya.

Dijelaskan, jalan yang tertimbun pasir merupakan jalan alternatif dari Buleleng dan Kecamatan Kubu menuju Pura Besakih. Biasanya penanganan dilakukan dengan mengeruk material pasir, hingga kembali muncul aspal bersih dari pasir. Hanya saja, sifatnya sementara selama tidak turun hujan di lereng Gunung Agung. Begitu terjadi hujan di Gunung Agung, kembali terjadi banjir dengan menghanyutkan pasir yang melintasi sepanjang Sungai Daya. Sungai itu berhulu di Gunung Agung.

Pasar Delundungan juga tertimbun pasir. Tak ada pasar di alur Sungai Daya. Selain mendapatkan kiriman pasir, juga kiriman air. Di tengah-tengah Pasar Delundungan, muncul kubangan air. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Karangasem, I Ketut Prama Budarta, mengaku telah mendapatkan laporan terkait akses jalan Desa Ban menuju Desa Pempatan, tertimbun pasir. “Kami telah teruskan laporan itu ke Dinas PUPR Provinsi Bali,” kata Ketut Prama Budarta. Dinas PUPR Provinsi segera melakukan penanganan, menyingkirkan pasir agar akses jalan kembali  normal. *k16

loading...

Komentar