nusabali

Bertemu, SBY Minta Prabowo Lebih Aktif Kampanye

  • www.nusabali.com-bertemu-sby-minta-prabowo-lebih-aktif-kampanye

Capres Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar pertemuan di kediaman SBY di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12).

JAKARTA, NusaBali
Usai pertemuan tertutup itu, SBY menyebut Demokrat dan Gerindra akan berusaha memenangkan Pilpres dan Pileg tahun 2019. SBY juga meminta Prabowo lebih aktif lagi untuk berkampanye pada awal tahun 2019.

"Kami tentu ingin Pak Prabowo memenangi pemilihan presiden," kata SBY. SBY dan Prabowo ingin memastikan Partai Gerindra dan Partai Demokrat juga menang pileg. "Tentu kami ingin baik Partai Demokrat maupun Partai Gerindra mendapatkan suara yang besar di pemilu legislatif," kata SBY.

Selesai menggelar konferensi pers, Prabowo dan SBY berpose ke hadapan media. Keduanya salam komando. SBY juga mengingatkan agar Prabowo lebih aktif lagi untuk berkampanye pada awal tahun 2019.

"Dalam konteks Pilpres, superstar adalah capres, beliaulah yang harus aktif dan mengambil peran menjelaskan ke rakyat, akan diintegrasikan pada Januari hingga pengambilan suara," ujar SBY.

SBY menegaskan pihaknya memang dalam 4 bulan kampanye kemarin belum banyak bergerak pada kampanye Prabowo-Sandiaga Uno. Alasannya karena banyak fokus kampanye Pileg yang akan diselenggarakan serentak pada 17 April 2019.

Meski begitu, Partai Demokrat dipastikan akan lebih berpartisipasi lagi pada kampanye Pilpres. SBY menyebut akan menggunakan strategi kembar agar Pileg dan Pilpres bisa sama-sama mendapat hasil maksimal. "Kami utamakan tujuan kembar, double track strategy. Pileg agar suara lebih tinggi dari Pileg 2014 dan kami ingin Pak Prabowo jadi presiden 5 tahun ke depan. Itu tanggung jawab kami secara moral dan politik," sebut SBY.

SBY memandang dalam 3 bulan kampanye pilpres berlangsung, serangan personal hingga gimik lebih banyak muncul di media. "Terkesan bagi rakyat, yang sering menjadi berita yang mengemuka bisa juga gimmicks ataupun serang-menyerang pribadi, personal," kata SBY.

SBY menyebut gimik dan serangan personal bertentangan dengan kehendak rakyat. Rakyat, kata SBY, ingin mendengar program-program dari para capres-cawapres. "Tentu ini menurut pandangan saya bertentangan dengan apa yang ditunggu rakyat. Indonesia 5 tahun mendatang apa yang mau dilakukan, terutama ekonomi, kesejahteraan. Kami sepakat akan fokus ke sana," tutur SBY dilansir detik.com.
Sementara Prabowo menegaskan tak pernah meragukan komitmen SBY.

"Saya garis bawahi tak pernah ragu dengan komitmen SBY. Beliau pemimpin negara, pemimpin negarawan, dan juga mantan jenderal tentara, tentu punya perhitungan, kita juga punya perhitungan. Sinergi ini akan semakin kuat," kata Prabowo.

Seperti diketahui, Gerindra dan Demokrat sempat panas lantaran Sekjen Gerindra Ahmad Muzani sempat menyinggung janji SBY untuk mengkampanyekan pasangan nomor urut 02 tersebut. Hal tersebut sempat membuat isu Koalisi Indonesia Adil dan Makmur tidak solid. *

Komentar