nusabali

Penjual Bambu dan Penjor Mulai Ramai

  • www.nusabali.com-penjual-bambu-dan-penjor-mulai-ramai

Penjual bambu, penjor, dan bahan-bahan penjor mulai ramai di pinggir jalan. Ini kesempatan mereka mencari rezeki jelang Hari Raya Galungan.

BANGLI, NusaBali
Para penjual penjor dan bambu di pinggir jalan bisa dijumpai di Lingkungan LC Aya, Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli. Mereka sudah berjualan sejak dua minggu lalu.  

Salah seorang pedagang, I Wayan Sukania, mengaku sudah terbiasa menjual bambu maupun penjor Hari Raya Galungan dan telah punya pelanggan. “Saya mulai jualan 15 hari jelang Galungan. Setiap enam bulan saya jualan di Lingkungan LC Aya ini,” ungkapnya, Minggu (16/12). Sukania menjual bambu dan penjor jadi. “Sudah pesanan penjor 60 buah. Saya jual penjor Rp 300 ribu,” imbuhnya.

Sementara untuk harga bambu bervariasi, sesuai ukuran. Bambu besar laku Rp 80 ribu, bambu sedang Rp 70 ribu, dan bambu kecil Rp 50 ribu. Diakui, tahun ini menjual bambu lebih sedikit dari enam bulan lalu. Enam bulan lalu mampu menjual 800 batang bambu, saat ini hanya menyiapkan 600 batang saja. “Ada penurunan, karena warga memanfaatkan bambu penjor karya di Pura Kehen. Bambu yang masih bagus digunakan kembali,” ujarnya.

Sukania mencari bambu di Desa Suter, Kecamatan Kintamani dan Desa Pempatan, Desa Rendang, Karangasem. “Potong dan angkut sendiri, harga lebih murah, kalau dibawakan pemilik bambu harga lain lagi,” tuturnya. Ia mengaku bisa bertahan jualan bambu dan penjor karena telah memiliki pelanggan. Sementara banyak pedagang bambu dan penjor tutup karena punya langganan sedikit. “Mungkin kerena saya jualan sudah cukup lama, sehingga ada pelanggan yang datang setiap enam bulannya,” imbuhnya. *es

Komentar