nusabali

FHD Laporkan Ujaran Kebencian ke Polda

  • www.nusabali.com-fhd-laporkan-ujaran-kebencian-ke-polda

Sedikitnya 20 orang dari Forum Hindu Bersatu (FHB) mendatangi Polda Bali di Jalan WR Supratman Denpasar, Selasa (4/12) pagi pukul 10.00 Wita.

Hindu Dihina Lewat Medsos

DENPASAR, NusaBali
Mereda datang ke Sentra Pelayanan Polisi Terpadu (SPPT) Polda Bali untuk melaporkan ujaran kebencian yang tersebar melalui media sosial. Ketua Umum FHB, Made Suarsana, yang mengkoordinasikan langsung anggotanya saat mendatangi Polda Bali kemarin, mengatakan ujaran kebencian yang dilaporkan itu sebelumnya tersebar melalui akun Facebook (FB) atas nama Edoputra Banjaranah, Minggu (2/12). Postingan di akun FB Edoputra Banjaranah itu mengandung ujaran kebencian yang dapat memecah belah kerukunan umat beragama.

Menurut Made Suarsana, dalam akun FB yang pemiliknya diketahui berada di Kota Payakumbuh, Sumatra Barat itu memposting foto ta* (kotoran manusia) dan diisi keterangan ‘inilah mkanan para dewa..agama Hindu’. Postingan ujaran kebencian itu mengandung SARA. “Postingan itu mencederai semangat umat beragama untuk menjaga keutuhan bangsa,” ujar Suarsana.

Suarsana mengatakan, postingan yang sarat dengan nada kebencian tersebut pertama kali diketahuinya saat dia melihat postingan di grup FB Metro Bali, Minggu lalu. Begitu melihat postingan yang dapat merusak hubungan antar umat beragama itu, pihaknya mengambil langkah melaporkannya ke polisi.

Akhirnya, Suarsana bersama anggota FHB melapor ke Polda Bali, Selasa kemarin. Saat mendatangi Polda Bali kemarin, rombongan yang mengenakan busana adat madya membawa barang bukti berupa foto yang diposting di akun FB Edoputra Banjaranah. Menurut Suarsana, foto tidak etis yang berisi keterangan hinaan itu sudah tersebar ke mana-mana melalui media sosial. "Kami datang ke Polda untuk melaporkan akun FB Edoputra Banjaranah. Forum Hindu Bersatu senantiasa bersi-nergi dengan tokoh-tokoh agama lain di Bali," tandas Suarsana sembari menunjukkan bukti berupa print out foto dari postingan ujaran kebencian tersebut.

Suarsana mengungkapkan, dalam polemik foto tersebut, ada salah satu akun FB lainnya menancam anggotan FHB. Isi ancamannya itu berupa ancaman pembunuhan dan penculikan. “Kalau hal-hal seperti ini, kepolisian harus bertindak. Kami berharap hal ini disikapi kepolisian. Jadi, hal yang kami laporkan hari ini juga terkait ancaman penculikan dan pembunuhan,” katanya. Suarsana mengaku percaya kepolisian bisa membongkar kasus ini. Dia menyebutkan, pemilik akun berisi ujaran ke-bencian tersebut punya 7 akun FB berbeda.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Hengky Wijaya, mengakui pihaknya sudah menerima laporan terkait ujaran kebencian yang dilaporkan FHB. Namun, Kombes Hengky mengaku belum mengecek detail laporan tersebut. "Ya, laporannya sudah masuk tadi siang (kemarin), namun saya belum mengecek,” ujar Kombes Hengky saat dikonfirmasi, tadi malam. *po

Komentar