nusabali

Simpang Imam Bonjol-Soputan Ditutup

  • www.nusabali.com-simpang-imam-bonjol-soputan-ditutup

Pengalihan arus lalu lintas akan berlangsung selama pengerjaan proyek yang targetnya hingga 26 November 2018

Imbas Pengerjaan Pelebaran Jalan

DENPASAR, NusaBali
Simpang Jalan Imam Bonjol-Gunung Soputan ditutup total sejak Kamis (15/11) kemarin. Hal itu dilakukan karena imbas dari pelebaran Jalan Imam Bonjol untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut. Dengan pengerjaan proyek tersebut, beberapa ruas jalan harus dialihkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar bersama TNI/Polri, karena jembatan penghubung Jalan Imam Bonjol-Gunung Soputan dibongkar.

Ada 4 titik simpang yang dilakukan pengalihan arus oleh Dishub yakni simpang Gunung Soputan ke barat barat menuju Jalan Mahendradata, simpang Gunung Soputan ke arah timur menuju Jalan Imam Bonjol, simpang Teuku Umur menuju Jalan Imam Bonjol dan simpang Teuku Umar menuju Mahendradata. Keempat titik tersebut dilakukan pengalihan agar tidak ada penumpukan kendaraan.

Hal itu diungkapkan Kabid Dalops Dishub Kota Denpasar I Ketut Sriawan saat dikonfirmasi, Jumat (16/11). Menurut Sriawan, jalan tersebut ditutup untuk memperbaiki kembali jalan yang selama ini menggunakan jembatan. Dengan adanya pelebaran jalan dengan sistem pembuatan gorong-gorong di bawah jalan tersebut, maka tidak lagi ada jembatan yang digunakan, melainkan disesuaikan dengan jalan yang dibuat.

Lanjut Sriawan, pengalihan arus tersebut akan berlangsung selama pengerjaan proyek yang targetnya hingga 26 November 2018. Setelah itu, arus akan dikembalikan seperti biasa. "Kalau pengerjaannya itu dari kemarin (Kamis), katanya sampai tanggal 26 November. Selama pengerjaan itu berlangsung, selama itu juga arus akan dialihkan seperti saat ini. Setelah itu akan kembali normal lagi," jelasnya.

Sriawan menghimbau kepada masyarakat khususnya pengguna Jalan Soputan untuk mempermaklumkan pengalihan atus tersebut. Sebab kata dia, perbaikan dan pelebaran jalan itu dilakukan untuk kenyamanan pengendara kedepannya. "Mohon permakluman selama proyek berlangsung agar masyarakat bisa mencari Jalan alternatif sementara. Sebab proyek itu kedepannya untuk kepentingan masyarakat juga yang selama ini mengalami kemacetan di jalur Imam Bonjol," ujarnya.

Sriawan juga menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar melintasi jalan yang sudah ditentukan oleh petugas. Hal itu dilakukan untuk mengurangi penumpukan kendaraan yang terjadi di persimpangan. "Kami sudah berikan rambu agar masyarakat bisa melewati jalan alternatif yang sudah kami tunjukan. Hal itu dilakukan agar meminimalkan terjadinya penumpukan kendaraan pada persimpangan-persimpangan yang terimbas penutupan jalan itu," tandasnya. *mi

loading...

Komentar