nusabali

Diabetes Akut, Pekak Manik Nekat Gantung Diri

  • www.nusabali.com-diabetes-akut-pekak-manik-nekat-gantung-diri

Diduga putus asa karena penyakit diabetes akut yang dideritanya, pekak Ketut Manik, 69, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

SINGARAJA, NusaBali
Warga Banjar Dinas Lebak, Desa Anturan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng ini  ditemukan sudah tewas tergantung di atap dapur rumahnya pada Kamis (1/11) pagi. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh menantu korban, Ketut Wari, 48. Saat itu Wari yang baru bangun tidur sekitar pukul 05.30 WITA bermaksud akan pergi ke dapur untuk memasak. Namun seketika ia berteriak lantaran menemukan mertuanya Manik dalam kondisi tak sadarkan diri tergantung di atap dapur menggunakan tali jemuran.

Kejadian itu pun membuat warga sekitar lokasi heboh. Wari yang gemetar menyaksikan kejadian itu lalu membangunkan suaminya Kadek Swadarma, 47. Mayat Manik kemudian diturunkan anaknya Swadarma dibantu warga sekitar. Selang beberapa lama, tim medis Puskesmas II Buleleng dan personel Polsek Kota Singaraja langsung melakukan olah TKP.

Menurut Swadarma pada Rabu (31/10) malam sebelumnya, ia mengaku sempat melihat korban keluar rumah. Hanya saja, karena mengantuk ia mengaku tak mengetahui pasti pukul berapa ayahnya nekat gantung diri. Dari hasil pemeriksaan tim medis, korban dinyatakan meninggal murni karena gantung diri, dengan ciri-ciri yang ditemukan pada mayat korban berupa luka jeratan di leher dan lidah menjulur dan megeluarkan kotoran dan cairan sperma.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol AA Wiranata Kusuma dikonfirmasi terpisah menyebutan masih mendalami peristiwa tersebut. “Dari keterangan anak dan menantunya yang selama ini tinggal bersama korban, memang ada riwayat sakit diabetes parah. Itu masih dugaan untuk penyebab pastinya masih kami dalami nanti,” ungkap Kompol Wiranata.  Namun dari pihak keluarga, sejauh ini menolak untuk dilakukan otopsi. Mayat korban pun kini disemayamkan di rumah duka, sambil menunggu hari baik untuk upacara penguburannya. *k23

Komentar