nusabali

Pemkab Mesti Pilih Program Prioritas

  • www.nusabali.com-pemkab-mesti-pilih-program-prioritas

Pemkab Badung melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menegaskan Bantuan Keuangan Kusus (BKK) dari Kabupaten Badung untuk kabupaten lain, sudah direalisasikan pada APBD 2018, masing-masing Rp 30 miliar.

Soal Warga Nusa Penida Pertanyakan BKK dari Badung


MANGUPURA, NusaBali
Dana BKK ini termasuk untuk Kabupaten Klungkung.  ‘’Kalaupun kemudian ada usulan dari masyarakat, bila sifatnya prioritas bisa dialokasikan dari dana BKK yang sudah dicairkan tersebut,’’ jelas Kepala BPKAD Badung, I Ketut Gede Suyasa, Jumat kemarin.  Jelas dia,

selain Klungkung, dana BKK Kabupaten Badung juga dibagikan ke Kabupaten Karangasem, Buleleng, Jembrana, Tabanan, dan Bangli. Bahkan, nilainya sama masing-masing Rp 30 miliar. Dengan demikian dana BKK yang sudah cair dari Badung, Rp 180 miliar. “Dana BKK untuk enam kabupaten itu sudah ditransfer ke kabupaten penerima,” terang Gede Suyasa.

Terkait sekelompok warga Nusa Penida, Klungkung yang mempertanyakan realisasi dana BKK tersebut, Gede Suyasa, menjelaskan, awalnya dana BKK dari Pemkab Badung khususnya ke Kabupaten Klungkung sekitar Rp 66 miliar dengan rincian Rp 40 miliar untuk BKK pemerintah dan usulan masyarakat Rp 26 miliar. “Semua itu diakomodir atas usulan perangkat daerah dan termasuk usulan masyarakat Kabupaten Klungkung. Sehingga kami menetapkan itu jumlah BKK-nya yang cair tahap pertama (Rp 30 miliar, Red),” jelasnya.

“Kalau hasilnya berkurang dari yang diusulkan, kan kami yang berhak menentukan mana yang lebih prioritas. Bahkan semua itu sudah diputuskan oleh Bupati Badung dengan keluarnya SK Bupati tersebut,” tambahnya.

Sekarang, lanjut Gede Suyasa, tinggal Pemkab Klungkung yang harus memilih mana program prioritas yang harus segera direalisasikan. “Semestinya tidak bisa mengklaim, itu (Rp 30 miliar, Red) anggaran yang diusulkan perangkat daerah saja. Dari Rp 66 miliar tersebut, kami baru memberikan tahap pertama yakni Rp 30 miliar. Seharusnya dana tersebut bisa digunakan sesuai kebutuhan Kabupaten Klungkung,” ucapnya.

Jelas dia, dengan jumlah segitu (Rp 30 miliar, red), jangan digunakan untuk pemerintah saja. ‘’Mana yang prioritas, itu yang diutamakan. Misalkan masyarakat mau ada upacara agama (karya) masak itu ditunda,” tandas Gede Suyasa. Ia mengatakan kalau sudah ada pertanggungjawaban dana yang sudah dikirim pada tahap pertama, baru sisanya akan dicaarkan berikutnya.

Sebelumnya, puluhan warga dari Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, menemui Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Kantor Bupati, Kamis (18/10) pagi. Mereka mempertanyakan tentang dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) hibah yang dimohon melalui proposal oleh kelompok masyarakat setempat kepada Pemkab Badung. *asa

Komentar