nusabali

Pemilihan Teruna Teruni Bali 2018 Bertemakan Kebijaksanaan Dewa Khrisna

  • www.nusabali.com-pemilihan-teruna-teruni-bali-2018-bertemakan-kebijaksanaan-dewa-khrisna

Dalam jumpa pers kali ini, Yayasan Teruna Teruni Bali juga memperkenalkan mahkota dan tongkat baru yang didesain menyerupai bulu merak yang identik dengan Dewa Khrisna.

DENPASAR, NusaBali
Setelah sukses berkiprah sejak 1996 dan secara konsisten mengadakan pemilihan sejak 2003, Yayasan Teruna Teruni Bali kembali menyelenggarakan pemilihan duta wisata Bali yang bertajuk Pemilihan Teruna Teruni 2018, yang puncaknya akan berlangsung pada (27/10) berlokasi di Amphitheatre GWK Cultural Park, Jimbaran, Badung.

Dalam jumpa pers yang dihadiri oleh Direktur Teruna Teruni Bali, I Putu Andre Purnama Hendra, SH.,MH., Ketua Yayasan Teruna Teruni Bali, I Gusti Ayu Sita Wedastiti Suyasa, SE., dan beberapa partner yang mensponsori Pemilihan Teruna Teruni Bali 2018, pada Kamis (18/10) yang bertempat di Atrium Plaza Renon, Denpasar, diselenggarakan pula launching mahkota dan tongkat kehormatan yang akan dianugerahkan pada Teruna Teruni Bali 2018 yang terpilih nantinya.

Selain peluncuran mahkota dan tongkat, acara tersebut juga dikemas dengan pemaparan dari direktur dan ketua Yayasan Teruna teruni Bali mengenai Pemilihan Teruna Teruni Bali 2018, peragaan busana oleh 9 pasang finalis Teruna Teruni Bali, serta penyematan selempang peserta dan pemberian piagam penghargaan oleh direktur dan ketua Yayasan Teruna Teruni Bali. 

Dipaparkan oleh Andre, selaku Direktur Teruna Teruni Bali, bahwa pemilihan duta wisata tersebut bertujuan untuk mencetak kader-kader yang dapat mempromosikan pariwisata Bali ke kancah yang lebih luas. Arah dari pemilihan duta wisata ini pun akan bermuara pada pemilihan Duta Wisata Indonesia di tingkat nasional yang akan berlangsung tahun ini di Kalimantan Tengah.

“Yang dapat saya jelaskan tentang Teruna Teruni Bali ini sendiri, yakni kita tidak hanya memilih kandidat yang cantik dan tampan, tetapi memilih seseorang yang memiliki attitude yang sangat baik karena jika tidak memiliki attitude yang baik, mereka tidak akan bisa dididik untuk menjadi duta wisata karena jujur saja, sebagai duta wisata ini tugasnya lumayan berat. Selain bertugas selama setahun, mereka juga harus mampu mempromosikan Bali tidak hanya di kalangan remaja, namun juga di kalangan luar,” jelas Andre.

Dirinya juga menyampaikan bahwa tema dari pemilihan tahun ini terinspirasi dari kebijaksanaan Dewa Khrisna, agar yang terpilih nantinya dapat mewarisi sikap bijaksana dari Dewa Khrisna. Selain itu pula, nuansa warna ungu yang terinspirasi dari campuran warna bulu merak juga turut menjadi ciri khas Pemilihan Teruna Teruni Bali 2018 kali ini. Tentusaja, mahkota dan tongkat bermotif bulu merak bertahtakan permata ungu dan perak dari Sunaka Jewellery dan Antika Jewellery juga akan melengkapi keanggunan penampilan Teruna Teruni Bali 2018 terpilih.

Foto: Launching Mahkota Teruni Bali 2018 (18/10) - Dok. NusaBali

Foto: Launching Tongkat Teruna Bali 2018 (18/10) - Dok. NusaBali

Sekitar sebulan lamanya, rangkaian tahap seleksi Teruna Teruni Bali 2018 telah dilaksanakan. Dari 89 peserta yang mengikuti seleksi, terpilihlah 9 pasang finalis (teruna dan teruni) yang akan bersaing ke tahap selanjutnya yang disebut dengan Babak Perak. Dalam Babak Perak tersebut, para finalis akan melaksanakan tahap meeting dan fitting, lalu proses karantina di Vrindavan Ubud Villa, dari tanggal 23 hingga 27 Oktober 2018.

Maka dari itu, datang dan saksikanlah Grand Final Teruna Teruni Bali 2018, Sabtu, 27 Oktober 2018 di Amphitheatre GWK Cultural Park, Jimbaran, Badung. *ph

Komentar