nusabali

Pemkab Harus Perjuangkan K2 Tercecer

  • www.nusabali.com-pemkab-harus-perjuangkan-k2-tercecer

Anggota DPRD Klungkung meminta Pemkab Klungkung untuk memperjuangkan nasib honorer K2 sebanyak 96 orang yang masih tercecer.

SEMARAPURA, NusaBali

Mereka agar bisa diangkat menjadi PNS lewat jalur khusus atau diistimewakan. Terlebih mereka sudah mengabdikan diri cukup lama, bahkan sebagian dari sesama K2 sudah menjadi PNS.

Untuk memperjuangkan hal tersebut Komisi I DPRD Klungkung yang membidangi ASN mengagendakan rapat kerja (raker) dengan eksekutif (Sekda dan BKD), Senin (15/10) siang. Namun karena Sekda dan BKD ada agenda dinas di luar daerah, maka raker tersebut ditunda.

Wakil Ketua DPRD Klungkung Wayan Buda Parwata mengatakan, pihaknya meminta kepada Pemkab untuk memperjuangkan nasib hononer K2 agar bisa mendapatkan formasi CPNS. Sejak awal dirinya menjabat sekaligus mantan Ketua Komisi I DPRD Klungkung, tahu persis K2 itu sampai ada beberapa beberapa lolos jadi PNS. Maka Pemkab harus mengambil langkah maupuan sikap Pemkab Klungkung mengenai nasib K2 yang tercecer. “Jangan K2 ini terus diberikan jawaban klasik, namun diberikan kejelasan terhadap mereka. Kalau pun mereka ikut formasi umum tentu juga tidak lolos karena sudah melewati batas umur,” ujarnya.

Jelas Buda, Pemkab harus berkomunikasi langsung dengan pihak Kemenpan, supaya K2 ini bisa diangkat menjadi PNS. Kata Buda Parwata, mengenai informasi adanya sejumlah K2 yang bermasalah di internal. Di mana ada oknum yang memanipulasi masa pengabdian, kata Parwata, agar Pemkab menseleksi secara selektif, jadi bagi yang layak bisa diperjuangan jadi PNS. “Jangan semuanya tidak diperjuangkan, kan kasihan yang benar-benar sudah mengabadi cukup lama,” katanya.

Sekda Klungkung Gde Putu Winastra mengatakan, hal tersebut kembali kepada kebijakan pusat, kalau memperjuangkanan pihaknya tetap mengusulkan dan datanya sudah ke pusat. “Sekarang yang K2 guru yang diprioritaskan, kita kan sifatnya menunggu keputusan di pusat saja, data 96 (K2) itu sudah di Jakarta sudah masuk data base tapi sesuai anjab dan usulan formasi online, untuk di Klungkung tidak mendapat formasi K2,” ujarnya. Mengenai adanya persoalan di internal tersebut, kata Sekda persoalan itu tidak ada karena sesuai data base sudah sesuai dengan masa pengabdian masing-masing. *wan

loading...

Komentar