nusabali

Anjing Positif Rabies Gigit Sapi Warga

  • www.nusabali.com-anjing-positif-rabies-gigit-sapi-warga

Anjing yang terjangkit rabies rupanya tak pandang bulu pilih korban yang digigitnya.  Bukan saja menggit manusia, namun juga menggigit hewan ternak. 

BANGLI, NusaBali
Seperti yang terjadi di Bangli  beberapa minggu lalu, anjing yang diketahui positif rabies mengamuk di Dusun Manuk, Kecamatan Susut Bangli. Anjing tersebut setelah menggigit 4 warga setempat, kemudian menyerang ternak sapi milik milik Wayan Genjir, 58, asal Dusun Manuk. Tidak hanya orangnya saja yang diberikan VAR, namun juga sapi tersebut.
 
Wayan Genjir, kepada NusaBali, menuturkan sebelum menggigit sapi betina yang ditaruh di areal belakang rumahnya itu, anjing milik tetangganya, sempat menggigit empat warga. Termasuk sapi miliknya yang saat itu dalam kondisi bunting, pada 6 September lalu, pada sore hari. “Anjing tersebut tiba-tiba saja mengamuk dan mengigit apapun yang ditemuinya. Termasuk mengigit sapi saya, yakni pada bagian kaki kirinya,” ujarnya, Kamis (22/10).
 
Adanya berita warga dan sapi menjadi korban gigitan anjing rabies itu, beberapa saat kemudian petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan Bangli langsung turun dan memeriksa bagian kaki sapi yang digigit. “Kemudian kejadian itupun langsung dilaporkan ke instansi terkait. Setelah dilakukan LAB pada sampel otak anjing tersebut oleh petugas, ternyata positif rabies,” sebutnya.

Karena itu seminggu kemudian petugas baru memberikan vaksin dan pemberian vaksin dilakukan setiap Minggu sebanyak tiga kali,“ ujarnya, seraya mengatakan sekarang ini sapi milikinya sudah beranak dengan kondisi normal.
 
Sementara, petugas dari UPTD Susut, Wayan Widnyana, mengatakan sebelum proses pemberian vaksin pada sapi yang menjadi korban gigitan anjing rabies itu, pihaknya, terlebih dahulu melakukan koordinasi atau meminta petunjuk Bali Besar Veteriner (BB Vet) Bali. “Dari petunjuk yang kita dapatkan seminggu kemudian baru sapi milik Wayan Genjir itu, kita berikan vaksin Bio Can-R. Untuk vaksin tahap awal kita berikan empat ampulVaksin Bio Can-R dengan metode dua ampul disuntikan pada bagian kiri, leher dan dua ampul lagi pada bagian kanan leher,” ujarnya.

Dia mengatakan, kini kondisi sapi sudah sehat bahkan ber anak dan sapinya tidak ada masalah begitu pula kondisi anak sapi tidak ada yang cacat. 

Komentar