nusabali

Selvy Gandeng Hotman Ngadu ke Dinkes DKI

  • www.nusabali.com-selvy-gandeng-hotman-ngadu-ke-dinkes-dki

Pengacara Hotman Paris Hutapea menyambangi kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Dia mendampingi seorang wanita mengadukan kasus dugaan malpraktik di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta

Indung Telur Diambil

JAKARTA, NusaBali
Hotman tiba di kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Jalan Kesehatan, No 10, Jakarta Pusat, Kamis (26/7) pukul 13.00 WIB menggunakan mobil Alphard warna hitam. Hotman datang bersama dengan wanita yang diduga jadi korban malpraktik bernama Selvy.

Hotman mengatakan, Selvy menjadi korban malpraktik di sebuah rumah sakit swasta di Jakarta Barat. Hotman menyebut pihak RS mengambil indung telur Selvy saat melakukan operasi tanpa pemberitahuan atau persetujuan sebelumnya.

"Ini dia Selvy ya, indung telurnya sudah nggak ada. Diambil oleh dokter tanpa pemberitahuan bahkan baru dikasih tahu sesudah mau pulang 4 hari kemudian," ujar Hotman seperti dilansir detik.

Hotman yang mengenakan setelan jas warna ungu kemudian bergegas masuk ke gedung Dinkes DKI Jakarta. Dia mengaku akan ke lantai 4 menemui Kepala Dinkes DKI Jakarta mengadukan persoalan ini.

Sebelumnya, Selvy lewat akun Instagram Hotman Paris mengaku memang akan datang ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk mengadukan kasusnya.

"Saya adalah Selvy. Saya klien dari Hotman Paris Hutapea. Saya adalah korban kedua, indung telur saya diambil dan dibuang tanpa seizin saya, tanpa sepengetahuan saya oleh dokter. Saya dibuat menopause dini dan tidak bisa lagi memiliki keturunan. Saya meminta waktunya Dinas Kesehatan Pemda DKI untuk bisa segera bertemu. Terima kasih," tutur Selvy.

Terkait hal ini, pihak Dinkes DKI mengatakan akan memanggil pihak RS. Saat ini Dinkes DKI akan mempelajari berkas yang dikirimkan Selvy. "Ya saya udah terima tadi berkasnya. Saya akan pelajari dulu dan nanti kita akan panggil yang terkait," kata Kepala Dinkes DKI Jakarta Khafifah Any di kantornya, Kamis (26/7).

Dia mengatakan pemanggilan itu akan dilakukan dalam kurun waktu seminggu ke depan. Pihak RS yang akan dipanggil ialah dokter dan orang yang terkait dengan operasi yang dijalani Selvy. Any mengaku telah melakukan pemeriksaan awal. Namun Any belum dapat menyebutkan sanksi yang akan diberikan jika pihak RS terbukti bersalah.

"Ya itu wasdal (pengawasan dan pengendalian) dari Sudin Jakarta Barat (sudah cek RS). Tapi kita nanti tetap ke dinas, kita akan proses," ujar dia. "Sanksinya nanti nunggu dari hasilnya apa. Tapi secara informasi dari RS-nya memang dokternya juga udah kena sanksi," sambung Any. *

Komentar