nusabali

Duet Suarez-Cavani Paksa Rusia Jadi Runner-up

  • www.nusabali.com-duet-suarez-cavani-paksa-rusia-jadi-runner-up


Uruguay memastikan lolos ke babak perdelapan final Piala Dunia 2018 dengan status sebagai juara Grup A, setelah kembali sukses membungkam tuan rumah Rusia 3-0 dalam partai terakhir di Samara Arena, Senin (25/6) malam.

SAMARA, NusaBali
Uruguay paksa Rusia menjadi runner-up pool, berkat kehebatan tombaak kembar Luis Suarez dan Edinson Cavani yang sama-sama sumbang satu gol. Dalam pertandingan yang dipimpin wasit Malang Diedhiou dari Senegal tadi malam, Uruguay cukup beruntung karena tuan rumah Rusia harus bermain dengan 10 pemain menyusul diusirnya Igor Smolnikov di menit ke-36, akibat terakumulasi dua kartu kuning. Ini memudahkan skuad asuhan Oscar Tabarez untuk pesta tiga gol tanpa balas.

Pertandingan Rusia vs Uruguay yang sejatinya sudah sama-sama memastikan tiket ke babak knock out ini semalam, berjalan cukup terbuka di menit-menit awal. Kedua tim bergantian melancarkan serangan. Uruguay mendapatkan peluang pertama lewat tembakan Matias Vecino dari luar kotak penalti. Namun, sepakan Matian Vecino masih menyamping dari gawang Igor Akinfeev.

Uruguay baru berhasil membuka keunggulan 1-0 di menit ke-10, melalui gol hasil tendangan bebas Luis Suarez. Urugay mendapat tendangan bebas tepat di depan kotak penalti, menyusul pelanggaran defender Rusia, Yuri Gazinskiy, terhadap Rodrigo Bentancur. Luis Suarez dengan cerdik melepaskan tendangan menyusur tanah yang mengarah ke pojok kanan bawah gawang Rusia. Ini gol kedua bagi Suarez di Piala Dunia 2018. Sebelumnya, bomber Barcelona ini juga bikin gol ke gawang Arab Saudi saat Uruguay menang tipis 1-0 di matc day ke-2 Grup A.

Sementara, Rusia langsung merespons gol Suarez dengan serangan cepat. Sayangnya, umpan sundulan Artem Dzyuba yang disambar Denis Cheryshev gagal membuahkan gol, karena berhasil ditepis kiper Uruguay, Fernando Muslera. Sial bagi Rusia. Di tengah upayanya membalas, gawang mereka malah kembali kebobolan gol bunuh diri di menit ke-23. Berawal dari sepak pojok untuk Uruguay, bola yang dihalau jatuh ke kaki Diego Laxalt. Kemudian, Laxalt yang ada di luar kotak penalti melepaskan tembakan ke gawang Rusia. Bola membentur Denis Cheryshev dan berbelok arah masuk ke gawang sendiri, tanpa bisa diantisipasi kiper Igor Akinfeev.

Perjuangan Rusia semakin berat, setelah skuad asuhan Stanislav Cherchesov kehilangan satu pemain di menit ke-36, yakni Igor Smolnikov, yang diusir wasit setelah mendapat kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Diego Laxalt. Hingga babak kedua, Rusia tak mampu membalas.

Justru Uruguay yang kembali mencetak gol untuk memperbesar keunggulan menjadi 3-0 di menit ke-90. Kali ini, giliran bober Paris St Germain, Edinson Cavani, yang menjebol gawang Rusia melalui tembakan jarak dekat. Hingga peluit panjang ditiup wasit, skor bertahan 3-0 untuk Uruguay.

Hasil ini memantapkan posisi Uruguay lolos ke perdealapan final Piala Dunia 2018 sebagai juara Grup A dengan nilai sempurna 9 hasil 3 kali menang, karena sebelumnya juga sukses membungkam Mesir 1-0 dan Arab Saudi 1-0. Sedangkan tuan rumah Rusia lolos ke perdelapan final sebagai runner-up Grup A dengan nilai 6, hasil menang telak 5-0 atas Arab Saudi dan 3-1 atas Mesir.

Sementara, Arab Saudi dan Mesir harus tersingkir lebih awal di penyisihan Grup A, karena sama-sama menelan dua kekalahan dari Rusia dan Uruguay. Saat saling berhadapan tadi malam, Arab Saudi dan Mesir bermain imbang 1-1.

Dalam pertandingan tersebut, Mesir memimpin lebih dulu 1-0 melalui gol Mohamad Salah pada meniot ke-22. Arab Saudi baru mampu membalas 1-1 melalui gol penalti Salman Al-Faraj di menit ke-45. Sayang, Arab Saudi tidak berhasil memanfaatkan peluang emas ketika mendapat hadiah penalti di menir ke-41 ketika eksekusi Fahad Al-Muwallad gagal menjebol gawang Mesir. Walhasil, Arab Saudi terpuruk di posisi haram juru kunci dengan nilai 1.

Sementara itu, dengan lolos ke fase knock out, Uruguay membuka jalan untuk mengincar gelar juara ketiga sepanjang sejarah Piala Dunia. Sebelumnya, Uruguay sempat juara di Piala Dunia 1930 dan 1950. Sejak itu, Uruguay tak pernah sekadar tembus ke babak final.

Pada pesta terakhir Piala Dunia 2014 lalu di Brasil, Uruguay terhenti di babak perdelapan final. Kala itu, Luis Suarez cs dipecundangi negeri tetangga Kolombia 2-0, melalui dua gol borongan bomber Bayern Munechen, James Rodriguez, pada menit ke-28 dan 50.

Sebaliknya, Rusia berkesempatan mengincar gelar juara dunia buat kali pertama sepanjang sejarah Piala Dunia yang digulirkan sejak 1930. Prestasi terakhir Rusia selama ini adalah tembus semifinal Piala Dunia 1966 di Inggris, ketika mereka dihabisi Jerman (Barat) 2-1. Ketika itu, Rusia masih bernaung di bawah bendera Uni Soviet.

Sedangkan dalam pesta terakhir Piala Dunia 2014 di Brasil, Rusia langsung tersingkir di babak penyisihan, karena hanya menduduki peringkat tiga fase grup di bawah Belgia dan Aljazarir. Kala itu, Rusia hanya mencatat dua kali seri yakni 1-1 lawan Korea Selatan dan 1-1 lawan Aljazair, serta sekali kalah 0-1 dari Belgia. *nar

Komentar