nusabali

Vaksinasi Rabies Kembali Digeber

  • www.nusabali.com-vaksinasi-rabies-kembali-digeber

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung kembali menggeber vaknisasi rabies sejak Rabu (16/5).

MANGUPURA, NusaBali
Vaksinasi yang diawali di Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansema, ini akan berlanjut hingga Juli 2018 mendatang. Ditargetkan program vaksinasi ini menyasar 92 ribu hewan penular rabies (HPR).

“Walaupun belum ada kasus rabies di Kabupaten Badung, namun kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit rabies terus kami lakukan. Kami sudah mulai kemarin (Rabu) di Bongkasa,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pertanian dan Pangan Putu Oka Swadiana, Kamis (17/5).

Pada program kali ini, kata Swadiana, sudah membentuk 20 tim untuk melakukan penyisiran. Tiap tim terdiri dari lima orang, yakni satu orang dokter hewan, satu orang petugas pencatat, dan tiga orang penangkap hewan. Adapun sasarannya adalah 92 ekor HPR se-Badung.

Mengenai anggaran disiapkan melalui APBD Kabupaten Badung senilai Rp 1 miliar. “Vaksin sangat mencukupi, karena sudah ada anggaran dari APBD Badung sebesar Rp 1 miliar, termasuk sharing dari APBN dan APBD Provinsi Bali,” tutur Swadiana.

Sejauh ini, menurut Swadiana yang notabene Kadis Perikanan Badung, belum ada laporan kasus rabies. Pihaknya berharap nihil kasus ini hingga akhir tahun. “Sampai Mei ini belum ada laporan. Kalau tahun lalu catatan kami ada delapan kasus,” ungkapnya.

Sementara Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Gede Asrama, menambahkan bukan tanpa alasan program vaksinasi rabies sengaja diawali di Desa Bongkasa. Sebab data terakhir kasus rabies muncul di sana. “Iya, kasus sebelumnya terakhir ditemukan di Bongkasa. Makanya sekarang kami awali di sana,” ucapnya.

Setelah penyisiran di Desa Bongkasa selesai, tim kemudian akan melanjutkan ke desa lainnya, hingga HPR di 62 desa/kelurahan selesai tervaksin. “Kami berharap kegiatan ini tuntas akhir Juli 2018 mendatang,” tandas Asrama. *asa

Komentar