nusabali

Para Napi Lapas Tabanan Pentaskan Permainan Tradisional Magoak-goakan

  • www.nusabali.com-para-napi-lapas-tabanan-pentaskan-permainan-tradisional-magoak-goakan

Meskipun ada di dalam jeruji besi, tidak menyurutkan warga binaan untuk berkreasi seni. Serangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan ke-54, narapidana di Lapas Kelas II B Tabanan mementaskan permainan tradisional magoak-goakan.

TABANAN, NusaBali
Permainan berlangsung semarak karena diselipkan atraksi lucu oleh narapidana.Sekilas diceritakan atraksi permainan tradisi magoak-goakan dibarengi dengan gambelan. Para narapidana berkreasi sesuai dengan fungsinya. Ada yang menjadi burung goak (burung gagak), sangkar burung, dan induk burung. Mereka telah berlatih sejak seminggu sebelumnya.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tabanan I Putu Murdiana,  menjelaskan sengaja mementaskan permainan tradisional. Hal itu karena permainan yang dulu sempat eksis, namun di zaman modern sekarang sudah punah. Padahal permainan ini pada zaman dulu rutin dilakukan petani saat usai panen. Permainan ini juga dimaksudkan sebagai ungkapan kebahagiaan. “Jadi ini berfungsi untuk melestarikan budaya,” ujarnya, Senin (23/4).

Di samping itu permainan ini dipentaskan sekaligus memperkenalkan budaya tradsional kepada para narapidana. Agar mereka ikut melestarikan, meskipun berada di dalam lapas. “Sengaja kami kemas bernuansa seni, sekaligus untuk menghilangkan image bahwa lapas itu mengerikan, jorok, dan kumuh,” tegasnya.

Murdiana mengakui pementasan yang melibatkan 30 orang narapidana dengan kepercayaan berbeda, tidak hanya Hindu. Ada Muslim, ada juga Kristen yang ikut menari menjadi goak. “Ini bukti bahwa perbedaan itu indah, dan sikap toleransi masih ada di dalam Lapas Kelas II B Tabanan,” imbuhnya.

Tak hanya mementaskan permainan tradisional, para narapidana juga mengikuti lomba dharma gita. Hal ini bertujuan agar para warga binaan selalu taat pada ajaran spiritual.

“Setiap hari kami aplikasikan Tri Sandya, makidung kepada para warga binaa. Tentunya kebiasaan ini diharapakan dapat berguna di kemudian hari,” tutur Murdiana.Saat ini jumlah warga binaan yang ada di Lapas Kelas II B Tabanan sebanyak 134 orang. Terbanyak adalah narapidana kasus narkoba berjumlah 35 orang. *d

Komentar