nusabali

Fredrich Minta Skenario Setnov Kecelakaan

  • www.nusabali.com-fredrich-minta-skenario-setnov-kecelakaan

Dokter spesialis penyakit dalam RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan menghalangi penyidikan kasus korupsi proyek e-KTP dengan terdakwa Fredrich Yunadi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (19/4).

JAKARTA, NusaBali
Dalam kesaksiannya, Bimanesh menyebut Fredrich sempat menelepon dirinya sekitar satu jam sebelum Setnov masuk ke RS Medika Permata Hijau 16 November 2017.

"Pukul 17.50 WIB, dalam telepon terdakwa (Fredrich) bilang 'dok skenarionya kecelakaan'. Lalu teleponnya langsung ditutup," ujar Bimanesh di hadapan majelis hakim seperti dilansir cnnindonesia.

Bimanesh menyebut dirinya bingung menanggapi telepon tersebut. Sebab sebelumnya Fredrich mengatakan Setyo Novanto mengeluhkan pusing dan ingin dirawat di RS Medika karena penyakit hipertensi.

"Sebelumnya pukul 11.00 WIB terdakwa telepon saya bahwa SN pusing dan sempoyongan setelah dirawat di RS Premiere Jatinegara. Saya bilang bersedia," cerita Bimanesh.

Kemudian, tiba-tiba ada telepon misterius dari Fredrich tersebut. Kebingungan ini membuat Bimanesh pasif dan tidak bertanya banyak soal skenario tersebut. Bahkan ia tidak menelepon balik Fredrich untuk mengkonfirmasi hal tersebut.

"Saya pikir, kan, saya cuma dokter yang merawat saja. Tidak ada urusan soal itu," ujar Bimanesh.

Bimanesh menyebut tidak lama berselang dari telepon Fredrich, ia mendapat telepon dari Plt Manajer Pelayanan Medik RS Medika, Alia Shahab. Alia mengatakan dokter jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Michael Chia Cahaya tidak mau memeriksa Setnov yang mengalami kecelakaan.

"Alia bilang 'dok ini ada masalah, Michael tidak mau periksa Setnov yang mengalami kecelakaan lalu lintas'. Di situ baru saya sadar kesinambungan antara skenario kecelakaan tadi," kata Bimanesh.

Dalam telepon itu Alia juga ingin Bimanesh datang, tapi setelah sampai di IGD, ternyata Setyo belum sampai. Lalu Bimanesh bertanya ke perawat IGD keberadaan Alia dan Michael, ternyata mereka berdua tidak ada di rumah sakit.

Di sisi lain, Bimanesh Sutarjo juga menyebutkan, Setya Novanto hanya mengalami luka lecet ringan akibat kecelakaan. Menurut Bimanesh, tidak ada benjolan besar di dahi seperti pernyataan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi.

"Saya lihat di luar ada beberapa luka lecet di sebelah kiri, di leher segaris dan di lengan. Cuma tiga itu saja yang saya jumpai," ujar Bimanesh seperti dilansir kompas.

Meski demikian, saat diperiksa, tekanan darah Novanto cukup tinggi. Bimanesh menyarankan agar Novanto lebih banyak beristirahat. *

Komentar