nusabali

'Tempat Kita Berbagi', Rayakan Hari Kasih Sayang Bersama Kaum Tuli

  • www.nusabali.com-tempat-kita-berbagi-rayakan-hari-kasih-sayang-bersama-kaum-tuli

Ada banyak cara merayakan Hari Kasih Sayang atau Valentine Day.

DENPASAR, NusaBali
Tidak hanya sekedar dengan pasangan, merayakan kasih sayang juga bisa dirayakan dengan penyandang disabilitas. Kali ini, dalam perayaan Valentine 2018, Deaf Talk bersama Bali Deaf Community, Putra-Putri Tuli Bali dan Tempatkita Co-Working Space menginisiasi sebuah acara istimewa yang bertajuk ‘Tempat Kita Berbagi’, Rabu (14/2).

Inisiator Deaf Talk Bali, Gektri mengatakan, kegiatan ini guna menghadirkan nuansa perayaan berbeda dengan mengangkat value sosial untuk menyadarkan seluruh masyarakat, bahwa Hari Kasih Sayang dapat diungkapkan secara universal. Salah satunya dengan cara berbagi dengan sesama untuk mengangkat kesetaraan antara Kaum Tuli dan Kaum Dengar di Hari Kasih Sayang.

“Dengan diselenggarakannya acara ini, Deaf Talk dan Bali Deaf Community berharap ada pesan yang bisa tersampaikan ke masyarakat umum  bahwa keterbatasan bukanlah suatu penghalang untuk terus berkarya, apalagi berbagi dengan sesama,” jelasnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan kesetaraan antara Kaum Tuli dan Kaum Dengar dan dapat menyatukan perbedaan budaya komunikasi antara Kaum Tuli dan Kaum Dengar sehingga tidak ada lagi jarak di antara mereka. “Didasari dengan keyakinan bahwa Kaum Tuli tetap bisa memiliki kemampuan dan prestasi yang bisa dibanggakan, kami Deaf Talk akan terus melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan memberikan life-skill kepada teman-teman Kaum Tuli sehingga bisa melanjutkan kontribusi ke komunitasnya,” katanya.

Project Deaf Talk ini mendapat dukungan penuh dari Sulamit Cosmetics dan beberapa pihak seperti tempatkita Co-Working Space, Honai Resort, E-bouquet dan beberapa media partner. Acara dikemas dengan berbagai rangkaian kegiatan di antaranya, Presentasi dan Belajar Bahasa Isyarat Indonesia dari Kaum Tuli, sharing pengalaman cara komunikasi dengan Kaum Tuli dan Kaum Dengar yang sudah berpengalaman. “Di samping itu ada juga pentas seni kolaborasi Kaum Tuli dan Kaum Dengar, games dan tukar kado dengan konsep based on tag (cara berkenalan dengan menggunakan bahasa isyarat Indonesia),” imbuhnya. *ind

Komentar