nusabali

HUT PR Saraswati Diwarnai Aksi Penganiayaan

  • www.nusabali.com-hut-pr-saraswati-diwarnai-aksi-penganiayaan

Perayaan HUT ke-41 Yayasan Perguruan Rakyat (SMA) Pariwisata Saraswati atau Smapsa, diwarnai kasus penganiayaan dari alumni terhadap siswa setempat.

SEMARAPURA, NusaBali

Penganiayaan ini diduga karena gesekan saat menonton hiburan musik (Joni Agung) di Balai Pesamuan Kerti Widya Mandala SMA Pariwisata Saraswati Klungkung, Rabu (17/1) sore. Informasi yang dihimpun, saat kejadian seorang pelajar Smapsa, I Kadek GP,18, warga Banjar Besang Kangin, Kelurahan Semarapura Kaja, Klungkung dipukul sampai pelipisnya berdarah oleh I Komang Agus, 23, warga Banjar Hyang Api, Desa Akah, Klungkung, yang notabene alumni sekolah tersebut.

Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula pada, Rabu (17/1) sekitar pukul 14.30 Wita, Kadek GP hendak berfoto dengan artis Joni Agung. Tiba-tiba salah satu adik kelas korban memanggil sehingga korban mendekat di luar panggung. Ternyata di sana sudah ada terlapor Komang Agus, kemudian terlapor berdiri dan langsung memukul korban dengan tangan kanan mengepal sebanyak satu kali yang mengenai pada pelipis sebelah kiri atas hingga mengakibatkan luka robek.

Kejadian ini pun diketahui oleh guru maupun siswa setempat, mereka segera melerai. Selanjutnya terlapor sempat diamankan oleh guru di SMA Saraswati dan korban diantar ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Kemudian korban kembali ke sekolah SMA Saraswati untuk melanjutkan nonton hiburan musik sampai selesai.

Saat tiba di rumah korban ditanya sama orang tuanya kenapa dengan pelipisnya. Kemudian korban menceritakan peristiwa tersebut kepada orang tuanya. Sehingga peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Klungkung, guna mendapat penanganan lebih lanjut. Petugas Polsek Klungkung pun langsung menyelidiki dan menggelar olah TKP. Kapolsek Klungkung, Kompol I Wayan Sarjana saat dikonfirmasi mengatakan begitu menerima laporan pihaknya langsung mencatat identitas korban, saksi-saksi maupun terlapor. Kemudian mengantar korban ke RSUD Klungkung untuk visum. “Anggota masih melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Kata dia, terkait kasus penganiayaan tersebut, ada kemungkinan terlapor akan melaporkan balik korban. Karena sebelum memukul korban, terlapor mengaku sempat ditendang terlebih dahulu oleh korban ketika menonton hiburan musik tersebut. Pihaknya tetap akan memproses kejadian ini, terlebih keduanya sudah tidak di bawah umur. Sementara Waka Kesiswaan SMA Pariwisata Saraswati, I Made Kasjana mengatakan tidak melihat secara pasti kejadian itu, karena di luar panggung atau di luar tempat pentas musik. Untuk permasalahan pihaknya juga tidak tahu karena fokus berjaga di tempat hiburan. “Ini bukan konser melainkan acara hiburan di internal sekolah serangkaian HUT,” ujarnya. Jadi penontonnya siswa maupun alumni sekolah. *wan

Komentar