nusabali

Harga Beras Masih Tinggi, Khawatir Inflasi Meningkat

  • www.nusabali.com-harga-beras-masih-tinggi-khawatir-inflasi-meningkat

Belakangan ini naiknya harga beras menjadi pembicaraan berbagai kalangan.

DENPASAR, NusaBali

Termasuk Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali, juga turut mengamati naiknya harga komoditi utama tersebut. Jika beras terus mengalami peningkatan harga, dikhawatirkan inflasi di Bali akan meningkat

Terkait kenaikan harga tersebut, Kepala KPwBI Bali, Causa Iman Karana mengaku telah melakukan koordinasi dengan berberapa pihak termasuk TPID. Pihaknya juga akan melakukan diskusi dengan Badan Pusat Statistik terutama dalam mengendalikan inflasi akibat dipicu oleh naiknya harga beras di Pulau Dewata. “Kami akan melakukan diskusi lebih dalam bersama BPS terkait penyebab kecenderungan naiknya harga beras di pasaran. Hal ini tentunya dalam upaya mengendalikan inflasi,” jelasnya, akhir pekan kemarin.

Sedangkan tingkat inflasi selama tahun 2017, menunjukkan capaian yang mengembirakan. Pada Desember 2017 inflasi secara tahunan 3,32 persen. Dengan adanya kenaikan harga beras, dikhawatirkan ada indikasi inflasi naik. Semua pihak terkait tentu harus berupaya keras agar inflasi tetap rendah.

Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, harga beras premium di pasar tradisional mencapai Rp 12.125 per kilogram. Sedangkan beras medium kualitas I rata-rata Rp 12.125 dan medium kualitas II Rp 11.125 per kilogram.

Kepala Bidang Metrologi dan Tertib Niaga Disperindag Kota Denpasar, Jarot Agung Iswahyudi mengatakan kenaikan harga tersebut dikarenakan minimnya produksi akibat musim hujan. Saat musim hujan membuat gabah sulit untuk dikeringkan. “Tidak semua pabrik penggilingan menggunakan mesin untuk mengeringkan gabah. Faktor cuaca yang kurang mendukung menjadi alasan sulitnya untuk memproduksi beras,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diperolah dari distributor, kata Jarot, Februari akan mulai terjadi penurunan harga. Hal tersebut dikarenakan saat itu akan mulai ada produksi.  Untuk saat ini, guna menekan kenaikan dan upaya untuk menstabilkan harga, pihaknya bekerjasama dengan Bulog Divre Bali melakukan operasi pasar di sejumlah pasar di seluruh Bali. *ind

Komentar