nusabali

Massa Hadang Petugas yang Bawa Kotak Suara

  • www.nusabali.com-massa-hadang-petugas-yang-bawa-kotak-suara

Jajaran Polres Bangli menggelar latihan sistem pengamanan kota berkaitan Pilgub Bali 2018 di Lapangan Kapten Mudita, Bangli, Jumat (12/1).

BANGLI, NusaBali

Simulasi yang dipimpin langsung Kapolres Bangli AKBP IGN Agung Ade Panji Anom ini dilaksanakan untuk melatih kesiapan personel kepolisian apabila terjadi kericuhan dalam pelaksanaan Pilkada.

Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi menyampaikan, simulasi ini melibatkan sebanyak 338 personel jajaran Polres Bangli. Salam simulasi ini menjadi penekanan, dimana peserta pemilih tidak memiliki e-KTP sehingga tidak dapat menggunakan hak suara.

Simulasi diawali dengan pencoblosan, kemudian penghitungan kotak suara, namun ada suara yang tidak sah tetapi salah satu pihak pendukung pasangan calon (paslon) tidak terima akan keputusan itu dan bersikukuh bawasan suara tersebut sah. Karena kondisi tidak kondusif kotak suara tersebut segera diamankan. Pada saat di perjalanan, petugas yang membawa kotak suara dihadang oleh massa dan kotak suara berhasil direbut.

Atas kondisi tersebut polsek-polsek jajaran melakukan razia, upaya mengamankan pelaku. Semetara pelaku yang membawa kotak suara melihat pihak kepolisian mengadakan razia, yang bersangkutan berbalik arah, saat itu pelaku terlibat kecelakaan lalu lintas. Alhasil surat suara berhamburan.

"Saat itu Kapolres, Dandim, Bupati, KPU dan Panwaslu mendatangi TKP, kemudian Ketua KPU yang memasukkan suara suara yang tercecer tersebut. Barulah kotak suara disegel, dan dilakukan penandatangan berita acara penyegelan kotak suara di TKP," jelasnya menceritakan terkait simulasi tersebut. Selanjutnya kotak suara diamankan di Sekretariat KPU. Disisi lain, massa yang tidak terima merangsek ke kantor KPU hingga memicu kekisruhan.

Selanjutnya petugas mencoba meredam massa yang kian emosi dan semakin bertambah banyak. Akhirnya personel siaga untuk menghalau massa dan kondisi kian tak terkendali. “Personel yang bertugas mengambil sesuai protap dan berhasil mengamankan massa dan massa ini akhirnya bubar," imbuhnya. *

loading...

Komentar