Dua Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Dikirim ke RSUD Blambangan
NEGARA, NusaBali.com – Kepolisian Resor (Polres) Jembrana secara resmi mengirimkan dua jenazah tanpa identitas yang ditemukan di perairan Gilimanuk ke RSUD Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (4/2) sore. Langkah ini dilakukan untuk memfasilitasi proses identifikasi ilmiah secara mendalam oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur, mengingat kedua jenazah tersebut diduga kuat merupakan korban dari tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.
Proses pemberangkatan kedua jenazah tersebut dilakukan menggunakan mobil ambulans Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Jembrana. Berdasarkan pantauan di lokasi, kendaraan medis yang membawa jasad korban berangkat dari RSU Negara, Kabupaten Jembrana, sekitar pukul 15.30 WITA. Pengiriman jenazah ini dipimpin langsung oleh Kasi Dokkes Polres Jembrana, Aiptu I Gusti Ngurah Adi Sadnyana Putra, menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk selanjutnya menyeberang ke Banyuwangi.
Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa penyerahan jenazah ini merupakan hasil koordinasi antara Polres Jembrana dengan Polresta Banyuwangi. Mengingat posko pengaduan dan data primer korban KMP Tunu Pratama Jaya sebagian besar terpusat di wilayah hukum Polda Jawa Timur, maka proses sinkronisasi data ante-mortem dan post-mortem akan lebih efektif dilakukan di sana.
"Jenazah yang kami temukan pada Minggu sore dan Rabu pagi tadi, kami serahkan ke Polda Jawa Timur melalui Polresta Banyuwangi. Selanjutnya, pihak Polresta Banyuwangi akan berkoordinasi dengan Tim DVI Polda Jatim untuk melakukan proses identifikasi secara ilmiah," ucap AKBP Citra.
Disinggung mengenai keterkaitan jenazah dengan KMP Tunu Pratama Jaya, AKBP Citra menyatakan bahwa dugaan tersebut muncul karena waktu penemuan jasad bertepatan dengan intensitas proses evakuasi dan scraping (penggarukan) bangkai kapal tersebut. Namun, pihaknya belum bisa memastikan jenis kelamin maupun ciri fisik spesifik kedua jenazah lantaran kondisinya yang sudah rusak dan tidak utuh.
Menurut AKP Citra, sementara belum ada warga yang datang ke Polres Jembrana untuk melakukan konfirmasi mengenai temuan jenazah itu. Namun jika nanti ada yang menanyakan ke Polres Jembrana, pihaknya menyatakan tetap siap melayani untuk disambungkan ke Polresta Banyuwangi. "Apabila nanti ada masyarakat yang akan melakukan konfirmasi untuk melihat jenazah, dapat nanti langsung berkoordinasi di Poresta Banyuwangi. Atau menyampaikan kepada kami, nanti kami juga akan membantu mengkomunikasikan ke Polresta Banyuwangi," ujarnya. *ode
Komentar