Pohon Perindang Tumbang Timpa Mobil
NEGARA, NusaBali - Jalur protokol di Kota Negara, tepatnya di Jalan Gatot Subroto, sebelah timur Tugu Jam, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Jembrana, mendadak lumpuh pada Jumat (23/1) sore.
Sebuah pohon perindang berukuran besar tiba-tiba tumbang hingga menutupi seluruh badan jalan dan menimpa satu unit mobil yang tengah terparkir. Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa ini sempat memicu kemacetan.
Dari informasi, insiden yang terjadi sekitar pukul 15.45 WITA tersebut menimpa mobil Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi DK 1270 IR. Kendaraan milik Putu Eka Arya Ambara, 37, itu tengah diparkir di sisi selatan jalan, tepat di depan sebuah toko hiasan batu alam. Beruntung, saat kejadian pemilik mobil sedang berada di dalam toko dan mobilnya hanya tertimpa bagian dahan pohon sehingga tanpa menimbulkan kerusakan signifikan pada kendaraan tersebut.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, pohon yang tumbang tersebut memiliki tinggi sekitar 15 meter dengan diameter sekitar 40 centimeter. Kalaksa BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, mengonfirmasi bahwa penyebab utama tumbangnya pohon tersebut bukanlah karena cuaca ekstrem, melainkan faktor kondisi pohon. Saat kejadian, cuaca terpantau cerah tanpa angin kencang maupun hujan. “Penyebabnya adalah kondisi akar pohon yang sudah lapuk, sehingga tidak mampu lagi menopang beban batang pohon yang cukup besar. Pohon tumbang ke arah selatan dan menutup akses utama jalan, sehingga arus lalu lintas sempat macet total,” kata Agus Artana.
Laporan kejadian itu pertama kali diterima dari Camat Negara. Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II dan Pusdalops BPBD Jembrana yang tiba di lokasi pada pukul 16.05 WITA langsung melakukan evakuasi. Proses pemotongan batang dan pembersihan dahan pohon berlangsung sekitar 15 menit dengan dibantu oleh personel Polsek Negara, pihak kelurahan, dan warga sekitar. Arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 16.30 WITA setelah dahan pohon berhasil disisihkan ke bahu jalan.ode
Komentar