Ratusan Pegulat Bali dan NTB Tarung di Buleleng Wrestling Championship
SINGARAJA, NusaBali - Ratusan atlet gulat dari Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) ambil bagian dalam ajang Buleleng Wrestling Championship Open I 2026 yang digelar di Aula SMAN Bali Mandara, Buleleng, selama dua hari, 24–25 Januari 2026.
Kejuaraan yang diikuti 193 atlet dari Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Bali dan NTB ini resmi dibuka Ketua KONI Buleleng yang diwakili Ketua Harian KONI Buleleng, I Putu Nova Anita Putra, Sabtu (24/1). Ajang ini mempertandingkan 15 kelas dan menjadi bagian dari upaya penjaringan atlet potensial, sekaligus persiapan Kabupaten Buleleng sebagai tuan rumah tunggal Porprov Bali 2027.
Ketua PGSI Buleleng, Ni Made Sri Narawati, mengatakan seluruh kabupaten/kota di Bali mengirimkan atletnya. Selain itu, kejuaraan ini juga diikuti atlet NTB, di antaranya dari Lombok Timur dan Mataram.
“Total atlet yang ikut sebanyak 193 orang. Pada hari pertama bertanding 113 atlet, dan hari kedua 80 atlet,” ujar Narawati, yang juga Kepala SMAN Bali Mandara.
Ia menegaskan kesiapan SMAN Bali Mandara untuk menjadi salah satu venue cabang olahraga gulat pada Porprov Bali 2027. Namun demikian, ia berharap perhatian dari KONI Buleleng terhadap peningkatan sarana dan prasarana penunjang.
Sementara itu, Ketua Umum PGSI Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi, mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan tersebut. Menurutnya, keterlibatan atlet dari NTB menjadi nilai tambah bagi perkembangan gulat di Bali.

“Kejuaraan ini sangat luar biasa, apalagi pesertanya lintas provinsi. Ini bisa menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus mengembangkan gulat,” ujarnya.
Dewa Dharmadi mengakui cabang olahraga gulat belum sepopuler cabor lain di Bali. Kendati demikian, gulat Bali dinilai mulai bangkit dan telah mampu mengirim atlet ke ajang PON, termasuk meraih medali pada PON Bela Diri.
“Gulat dipertandingkan hingga Olimpiade. Karena itu, kami berharap kejuaraan ini melahirkan lebih banyak atlet dan pelatih gulat di Bali,” katanya.
Ketua Harian KONI Buleleng, I Putu Nova Anita Putra, menyampaikan bahwa kejuaraan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan prestasi, tetapi juga membentuk disiplin dan karakter atlet. Ia menegaskan Buleleng mulai melakukan persiapan sejak dini sebagai tuan rumah tunggal Porprov Bali 2027.
“Ini menjadi kehormatan bagi Buleleng. Mulai tahun 2026 kami sudah mempersiapkan diri, termasuk penetapan venue,” ujarnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh atlet agar menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. “Di arena boleh bertarung, tapi di luar arena kita tetap bersaudara,” pungkasnya. 7 cr81
Komentar