nusabali

Diduga Akibat Lilin, Rumah di Pancasari Ludes Terbakar

  • www.nusabali.com-diduga-akibat-lilin-rumah-di-pancasari-ludes-terbakar

SINGARAJA, NusaBali - Sebuah rumah semi permanen di Banjar Dinas Lalang Linggah, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, ludes dilahap si jago merah pada Kamis (22/1) sore.

Kebakaran diduga dipicu kelalaian saat menggunakan lilin di dapur rumah.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menyampaikan peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 17.10 Wita dan menghanguskan rumah milik Nyoman Merta, 55, warga setempat. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp10 juta.

Ia menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang remaja bernama Putu Rian Arta Wiguna, 12, yang melihat kepulan asap dari dalam rumah korban. “Berdasarkan keterangan, awalnya dikira ada orang memasak karena terlihat asap mengepul. Namun saat saksi hendak membuka pintu dapur, pintu sudah terasa sangat panas dan diketahui rumah dalam kondisi terbakar,” ungkapnya, dikonfirmasi Jumat (23/1).

Saksi kemudian memberi tahu Ni Wayan Sari, 54, yang berada di sekitar lokasi. Wayan Sari langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga pun berdatangan dan berusaha memadamkan api secara manual menggunakan ember dan selang air. Warga lain sempat menyelamatkan beberapa barang sebelum api membesar.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 Wita setelah warga berjibaku hampir satu setengah jam. Rumah berukuran sekitar 6 meter x8 meter dengan konstruksi kayu dan atap seng tersebut mengalami kerusakan parah. Sejumlah barang berharga ikut terbakar, seperti satu unit televisi, empat almari, kasur, pakaian, alat rumah tangga, serta dokumen penting berupa KTP dan Kartu Keluarga.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga disebabkan kelalaian. Istri korban, Kadek Kembir Sariani, 45, sebelum kejadian menyalakan lilin di dapur karena lampu mati. Lilin tersebut diletakkan di atas almari dan lupa dipadamkan saat ia pergi gotong royong mengangkat batako di rumah tetangganya.

“Api diduga berasal dari lilin yang mengenai almari dan kemudian merembet ke bagian rumah lainnya,” jelas Iptu Yohana.

Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah tindakan, mulai dari menerima laporan, mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), hingga memeriksa saksi-saksi guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan api terbuka, khususnya lilin, untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa.7 mzk

Komentar