nusabali

231 Sapi dan 6 Kerbau Divaksinasi LSD

  • www.nusabali.com-231-sapi-dan-6-kerbau-divaksinasi-lsd

NEGARA, NusaBali - Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (PPP) Jembrana terus menggenjot vaksinasi untuk menekan penyebaran penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit kulit berbejol pada sapi dan kerbau.

Berdasarkan data terbaru hingga Kamis (22/1), tercatat sebanyak 231 ekor sapi dan 6 ekor kerbau di wilayah Kecamatan Melaya dan Kecamatan Negara telah berhasil diberikan suntikan vaksin. 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan-Kesmavet) pada Dinas PPP Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, menjelaskan bahwa vaksinasi dilakukan secara bertahap. Pada Selasa (20/1), petugas menyasar Kecamatan Melaya dengan total 60 ekor sapi di Desa Manistutu, serta Kecamatan Negara sebanyak 57 ekor sapi yang tersebar di Kelurahan Baler Bale Agung dan Desa Baluk. "Vaksinasi berlanjut pada Kamis kemarin di Desa Manistutu, Melaya, dengan menyasar 114 ekor sapi dan 6 ekor kerbau di Banjar Ketiman serta Tunas Mekar. Saat ini sisa stok vaksin kami masih tersedia 160 dosis," ujar Sugiarta saat dikonfirmasi, Jumat (23/1).

Disinggung mengenai perkembangan kasus, Sugiarta mengungkapkan adanya kasus suspek (terduga) LSD di luar wilayah terpapar sebelumnya. Selain di Kecamatan Negara dan Melaya yang memang sudah bisa dipastikan positif, kini ditemukan lima kasus suspek baru. Rinciannya, empat kasus suspek ditemukan di Kecamatan Jembrana dan satu kasus di Kecamatan Mendoyo. 

Pihaknya pun telah menginstruksikan petugas di lapangan untuk segera mengambil sampel dari ternak yang menunjukkan gejala klinis tersebut guna memastikan status penularannya. Terkait prosedur penanganan, Sugiarta menegaskan bahwa pengiriman sampel ke laboratorium akan dilakukan pada awal pekan depan, mengingat kendala hari libur akhir pekan. 

Dia menekankan pentingnya uji sampel sebelum memberikan pernyataan resmi guna menghindari kekeliruan informasi, karena gejala LSD menyerupai penyakit kulit lainnya. "Kami tidak berani sembarangan menyatakan positif tanpa uji lab. Nanti kita lihat hasil uji lab," pungkasnya.7ode

Komentar