Dinas Sosial Fasilitasi Warga Terdampak Puting Beliung
DENPASAR, NusaBali - Pemerintah Kota Denpasar memfasilitasi hunian sementara berupa kos-kosan buat warga terdampak bencana angin puting beliung di Kelurahan Kesiman.
Sebanyak 6 kepala keluarga (KK) dengan total 31 jiwa terpaksa direlokasi sementara setelah bangunan kos yang mereka tempati rusak berat akibat terjangan angin kencang puting beliung.
Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, mengatakan fasilitas kos tersebut disediakan selama satu bulan sambil menunggu proses perbaikan bangunan selesai. Langkah ini diambil untuk memastikan warga terdampak tetap memiliki tempat tinggal yang layak pascabencana.
Bantuan hunian sementara tersebut didukung melalui dana CSR (corporate social responsibility) sebesar Rp 1 juta per KK per kamar. Total disiapkan enam kamar kos untuk menampung seluruh warga terdampak di wilayah Kesiman. “Untuk penghuni kos-kosan yang hancur di Kesiman, kami fasilitasi hunian sementara selama satu bulan bagi 6 KK dengan total 31 jiwa,” ujar Laxmy Saraswati, di Denpasar, Kamis (22/1).
Selain hunian sementara, Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar berupa makanan, kasur, selimut, bantal, hingga sembako kepada warga terdampak. Penyaluran bantuan dilakukan pada Rabu dan Kamis, 21–22 Januari 2026, di sejumlah desa dan kelurahan di Kota Denpasar. Laxmy menjelaskan, fasilitasi kos-kosan menjadi prioritas karena sebagian besar warga terdampak di Kesiman merupakan penghuni kos yang kehilangan tempat tinggal secara mendadak. Beberapa di antaranya bahkan tidak memiliki dapur yang layak sehingga juga dibantu dengan perlengkapan memasak. “Yang kami penuhi pertama adalah kebutuhan dasar. Kalau tempat tinggalnya tidak ada, tentu harus segera dicarikan solusi agar warga bisa beristirahat dengan aman,” tegasnya.
Secara keseluruhan, bencana puting beliung di Denpasar berdampak pada 27 KK atau 114 jiwa, terdiri atas 16 KK ber-KTP Denpasar dan 11 KK non-Denpasar. Di Kelurahan Kesiman sendiri tercatat 6 KK terdampak yang seluruhnya merupakan penghuni kos. Sementara itu, di wilayah lain, Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan warga. Di Kelurahan Sidakarya, sebanyak 49 KK terdampak dan mendapatkan bantuan logistik dasar. Di Sesetan, bantuan disalurkan kepada 25 KK, sementara di Kesiman Petilan 8 KK menerima bantuan sembako karena persediaan beras rusak akibat hujan deras.
Dalam penanganan bencana ini, Dinas Sosial Kota Denpasar berkoordinasi dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana), pemerintah desa/kelurahan, serta Dinas Sosial Provinsi Bali dan Kementerian Sosial agar distribusi bantuan dapat dilakukan cepat dan tepat sasaran. mis
Komentar