nusabali

Evaluasi Satgas Nataru, Konsumsi LPG di Bali Naik 3,2 Persen

  • www.nusabali.com-evaluasi-satgas-nataru-konsumsi-lpg-di-bali-naik-32-persen

DENPASAR, NusaBali.com — Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) mencatat adanya dinamika konsumsi energi selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, khususnya di Bali.

Berdasarkan hasil evaluasi, konsumsi LPG di Pulau Dewata mengalami kenaikan 3,2 persen dibandingkan kondisi normal, sementara konsumsi BBM jenis gasoline dan avtur relatif stabil.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari hasil kerja Satuan Tugas (Satgas) Nataru 2025/2026 yang telah resmi ditutup pada 11 Januari 2026. Satgas tersebut bertugas mengamankan pasokan energi sejak arus pergi hingga arus balik libur panjang akhir tahun.

“Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada seluruh stakeholders, baik dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Hiswana Migas, serta rekan-rekan media. Apresiasi setinggi-tingginya juga kepada seluruh tim Pertamina yang siaga penuh selama masa Satgas,” ujar Yudha.

Ia menjelaskan, selain kenaikan konsumsi LPG, produk gasoil justru mengalami penurunan seiring berkurangnya aktivitas industri selama periode libur. Kondisi ini dinilai mencerminkan pola konsumsi masyarakat yang lebih didominasi aktivitas rumah tangga dan pariwisata selama Nataru.

Satgas Nataru 2025/2026 sendiri berlangsung lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya karena telah dimulai sejak 13 November 2025. Fokus utamanya adalah memastikan distribusi energi tetap aman dan lancar, terutama di wilayah dengan potensi lonjakan konsumsi seperti Bali.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menambahkan bahwa selama masa Satgas, ketersediaan stok BBM, LPG, dan avtur berada dalam kondisi aman dengan ketahanan stok berkisar antara 8 hingga 15 hari, tergantung jenis produk dan wilayah.

Di Bali, kesiapan distribusi energi didukung oleh pengoperasian dua terminal BBM, yakni Fuel Terminal dan Integrated Terminal, 212 SPBU, tiga SPBUN, 147 agen LPG, serta satu Aviation Fuel Terminal. Seluruh infrastruktur tersebut dipantau melalui sistem monitoring yang beroperasi 24 jam.

Untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan layanan tambahan berupa Serambi MyPertamina. Bali menjadi satu dari dua wilayah di Regional Jatimbalinus yang terpilih menyediakan layanan ini, berlokasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, lengkap dengan fasilitas porter gratis.

Ahad menegaskan, hasil evaluasi Satgas Nataru akan menjadi dasar perbaikan strategi distribusi energi ke depan. “Kami akan terus meningkatkan keandalan layanan, terutama di wilayah dengan tantangan geografis dan potensi lonjakan konsumsi, agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan dan program Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135. *may

Komentar