Akun Toko Kue Diretas, Pelanggan Rugi Puluhan Juta
DENPASAR, NusaBali - Akun profil bisnis toko kue UD Ayu milik Made Widana, yang berada di Jalan Tukad Pakerisan, Denpasar Selatan, diretas hacker.
Peretas mengubah nomor telepon resmi toko pada kolom informasi google maps dengan nomor ponsel milik pelaku untuk menjaring calon pembeli. Akibatnya enam orang pelanggan menggalami kerugian dengan total sekitar Rp 25 juta.
Selain pelanggan menderita kerugian, Made Widana, juga merasa dirugikan secara imateril. Nama baik tokonya tercemar oleh ulah kejahatan siber ini. Merasa dirugikan dengan kejadian itu, Made Widana lapor ke Polda Bali. Melalui laporan dengan nomor STPL/2500/XII/2025/SPKT/Polda Bali ia berharap pelaku berhasil ditangkap.
"Modus yang dilakukan pelaku dalam kejahatan ini adalah nomor WhatsApp toko kami diretas melalui layanan google maps, sehingga muncul nomor telepon yang bukan milik toko kami pada layar pencarian pelanggan," ujar Made Widana, Selasa (20/1).
Widana mengaku kejahatan ini mulai terendus sejak awal Januari 2026 ini saat seorang pelanggan mendatangi toko untuk mengambil pesanan kuenya. Korban merasa sudah membayar lunas melalui transfer bank ke rekening yang diberikan oleh seseorang di nomor WhatsApp palsu.
Dikatakannya, nomor telepon UD Ayu yang resmi adalah 081999013485, dihack oleh pelaku hingga nomor ini berganti kepemilikan. Nomor itu kemudian, digunakan untuk praktik penipuan pelanggan. Selain itu, pelaku juga membajak nomor akun google maps dengan mencantumkan nomor 087761024806. Sementara nomor resmi yang digunakan ialah 08124678391.
Widana mengaku bingung pada saat pelanggan yang jadi korban datang untuk mengambil pesanan. "Saya baru menyadari kejadian ini pada 6 Januari saat ada pelanggan komplain karena merasa sudah mengirimkan uang namun barangnya tidak ada. Akibat kejadian ini pelanggan setia kami mengalami kerugian finansial mulai dari ratusan ribu hingga belasan juta rupiah," katanya.
Pelaku menggunakan rekening tidak atas nama UD Ayu atau Qris yang bukan milik UD Ayu. Ada beberapa nomor rekening atas nama pribadi, untuk menampung dana hasil penipuan dari para korban.
Hingga saat ini tercatat sedikitnya enam orang pelanggan telah melapor ke Widana karena menjadi korban skema transaksi palsu di Google Maps tersebut. Salah satu korban bahkan harus menelan pil pahit setelah kehilangan uang sebesar dua belas juta rupiah dalam satu kali transaksi pembelian.
"Estimasi kerugian total dari para pelanggan mencapai Rp 25 juta. Jujur saya sangat rugi secara inmateriil karena nama baik UD Ayu jadi tercemar atas ulah hacker ini. Banyak pelanggan saya ini, sangat mempercayai reputasi toko kami selama ini. Pesan saya kepada pengusaha lain agar selalu berhati-hati dengan akun google maps karena profil bisnis bisa diedit oknum," tuturnya. 7 pol
Komentar