nusabali

Turis Australia Ikut Bersihkan Ranting, Cuaca Ekstrem Picu Pohon Tumbang

  • www.nusabali.com-turis-australia-ikut-bersihkan-ranting-cuaca-ekstrem-picu-pohon-tumbang

SINGARAJA, NusaBali - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Buleleng, Selasa (20/1) pagi, memicu peristiwa pohon tumbang di dua lokasi berbeda.

Menariknya, dalam salah satu kejadian, seorang wisatawan mancanegara asal Australia ikut turun tangan membantu petugas membersihkan material pohon yang menghalangi jalan.

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz membenarkan adanya dua peristiwa pohon tumbang tersebut. Ia mengatakan, begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Sukasada dan Polsek Kubutambahan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat.

“Personel segera melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta pembersihan pohon tumbang agar aktivitas masyarakat tidak terganggu dan tidak menimbulkan kecelakaan,” jelasnya.

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 05.40 Wita di Banjar Dinas Wira Bhuana, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Sejumlah pohon jenis tiing, pisang, dan cengkeh yang sudah kering tumbang akibat terpaan angin kencang dan hujan deras. Pohon-pohon tersebut sempat menimpa kabel Telkom dan miring ke arah badan jalan Singaraja–Denpasar, menutup sekitar seperempat ruas jalan.

Personel Polsek Sukasada melakukan pembersihan dengan memotong batang dan ranting pohon menggunakan mesin sensor. Di tengah proses tersebut, seorang wisatawan asal Australia bernama John tampak ikut membantu mengangkat ranting dan membersihkan sisa pohon tumbang di badan jalan.

“Aksi spontan wisatawan asing ini cukup membantu mempercepat proses pembersihan. Sekitar pukul 06.50 Wita, jalur Singaraja–Denpasar sudah bisa dilalui kembali dan situasi dinyatakan aman,” ungkap Iptu Yohana.

Sementara itu, peristiwa pohon tumbang kedua terjadi sekitar pukul 06.40 Wita di Banjar Dinas Kawanan, Desa Bila, perbatasan Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan. Sebuah pohon kelapa dengan diameter sekitar 25 sentimeter dan tinggi kurang lebih 15 meter roboh dan menutup badan jalan penghubung Desa Bila–Desa Tamblang. Pohon yang sudah lapuk tersebut juga sempat menimpa kabel listrik.

Personel Polsek Kubutambahan bersama Bhabinkamtibmas setempat, segera melakukan pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, dan pembersihan material pohon. Petugas PLN Unit Tamblang turut dikoordinasikan untuk melakukan pemutusan sementara aliran listrik demi keselamatan petugas dan pengguna jalan.

“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan di lapangan berjalan cepat dan aman. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tutupnya.7 mzk

Komentar