nusabali

Desa Duda Agendakan Upacara Atma Papa

  • www.nusabali.com-desa-duda-agendakan-upacara-atma-papa

AMLAPURA, NusaBali - Desa Adat Duda, Kecamatan Selat, Karangasem mengagendakan upacara Pitra Yadnya Atma Papa untuk mengupacarai roh yang tidak dikenal, tidak ada keluarga, dan meninggalya puluhan tahun. Warga khawatir jika roh ini dibiarkan bisa menjelma menjadi Bhuta Cuil yang mengganggu kehidupan sosial di masyarakat.

Puncak upacaranya pada Wraspati Wage Medangkungan, Kamis (22/1) di Setra Pangilang-ilang, Desa Adat Duda, Banjar Wates Kangin, Desa Duda, Kecamatan Selat. "Berdasarkan penelusuran ada banyak warga meninggal yang belum diaben, karena banyak penyebabnya. Antara lain, keluarganya tidak ada, dan sebab lain. Makanya desa adat mengambil alih dengan mengupacarai itu," jelas Bendesa Adat Duda I Komang Sujana, di ruang kerjanya, Banjar Bencingah, Desa Duda, Kecamatan Selat, Karangasem, Selasa (20/1).

Misalnya, lanjut Bendesa I Komang Sujana, warga yang meninggal akibat bencana Gunung Agung erupsi tahun 1963, selanjutnya keluarganya tidak ada lagi sehingga tidak sempat diupacarai. Ada juga warga yang meninggal tanpa memiliki keluarga. "Makanya nanti diupacarai di Setra Pengilang-ilang di Banjar Wates Kangin, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat," katanya.

Kata Komang Sujana, tujuan menggelar upacara itu agar keseimbangan kehidupan sosial di Desa Adat Duda, terjaga. Tidak lagi ada roh-roh manusia gentayangan karena belum diupacarai. Sebab, sesuai keyakinan, jika cukup lama tidak diupacarai, nanti roh tersebut menjelma jadi Bhuta Cuil. "Nanti upacaranya melakukan mratista atma, yang meninggal berpuluh-puluh tahun belum diupacarai karena tidak dikenal," tambahnya.

Harapannya, dengan adanya upacara Atma Papa, roh yang tidak dikenal asal usulnya itu, menjadi bersih, kembali ke Sang Maha Pencipta, di samping untuk membersihkan wawidangan Desa Adat Duda, yang mewilayahi 27 banjar adat, yakni Banjar Abian Canang Kaja, Abian Canang Kelod, Alastunggal, Batu Gede, Darma Karya, Bencingah, Janglap, Juwuk Legi, Kerat Sari, Ketket, Lila, Limo, Pegubugan, Pesangkan Duuran, Pesangkan Gede, Pesangkan Kangin, Pesangkan kawan, Jangu, Swasta Karya, Taman Bali, Tegal Anyar, Tegal Let, Tengah, Wates Kaja, Wates Tengah, Wates Kangin dan Yadnya Karya.

Kebetulan, katanya, bertepatan hari baik menggelar upacara atma papa, bersamaan dengan upacara palebon Ida Pedanda Nabe Gede Putu Ngenjung di Gria Keniten, Banjar/Desa Duda, Kecamatan Selat. Desa Adat Duda  telah menuangkan berita acara hasil paruman, Nomor 006/DAD-Um/I/2026 per 10 Januari 2026 ditandatangani Bendesa I Komang Sujana dan Penyarikan II I Wayan Wirtha. "Nanti seluruh krama berasal dari 27 banjar adat terlibat, harapannya agar roh-roh yang tidak dikenal, menjadi bersih dan terbebas dari ikatan duniawi, bersatu dengan Ida Sang Hyang Widhi," tambah Bendesa Madya MDA Karangasem, ini.7k16

Komentar