Pengunjung Serbu Kereta Berbayar di Lapangan DC
SINGASANA, NusaBali - Kereta anak di Lapangan Alit Saputra atau Dangin Carik (DC) pascaperesmian menjadi incaran masyarakat. Setiap sore pengunjung terutama anak - anak berebut ingin menikmati wahana yang disediakan pemerintah tersebut. Banyak masyarakat mengabadikan lewat media sosial saat menikmati wahana itu.
Untuk bisa menikmati wahana ini, masyarakat harus membayar Rp 5.000. Dengan harga itu pengunjung akan mendapat tiga kali putaran menikmati kereta anak. Kendatipun tidak gratis anak - anak sangat antusias mencoba permainan baru tersebut.
Kepala UPTD Taman Budaya Tabanan Ni Ketut Sri Astuti mengatakan pengelolaan kereta anak di Lapangan Alit Saputra itu dikerjasamakan dengan Desa Adat Kota Tabanan. Kereta anak buka setiap sore. "Kalau akhir pekan, bukanya pagi dan sore," ujarnya, ketika dikonfirmasi Selasa (20/1).
Dia mengakui pengunjung dikenakan tarif untuk bisa menikmati wahana baru itu. Tiga kali putaran dikenakan harga Rp 5.000. Dalam pengoperasiannya ada petugas yang stand by di lokasi. "Memang bayar karena kami kerja sama dengam adat. Kalau saat uji coba baru gratis," tegas Astuti.
Sebelumnya, Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya meresmikan kereta anak itu pada Jumat (16/1). Sarana ini disediakan sebagai komitmen Pemkab Tabanan dalam meningkatkan kualitas ruang publik serta menyediakan fasilitas ramah anak.
Terdapat dua unit kereta anak dengan panjang lintasan sekitar 300 meter, yang diharapkan menjadi wahana hiburan edukatif bagi anak-anak, sekaligus sarana rekreasi keluarga di kawasan Lapangan Alit Saputra. Bupati Sanjaya saat itu memberikan apresiasi atas terwujudnya fasilitas tersebut, yang dinilainya mampu mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau sebagai pusat aktivitas dan rekreasi masyarakat.
“Keberadaan kereta anak ini merupakan wujud perhatian kita terhadap tumbuh kembang anak-anak di Tabanan. Saya berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama,” ujarnya.7des
Komentar