nusabali

Tanah Longsor dan Banjir di 9 Lokasi Rusak Rumah

  • www.nusabali.com-tanah-longsor-dan-banjir-di-9-lokasi-rusak-rumah

AMLAPURA, NusaBali - Bencana tanah longsor, banjir, dan pohon tumbang di sembilan lokasi di Karangasem, menimbulkan kerusakan sejumlah rumah dan melukai dua korban. TRC BPBD (Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Karangasem melakukan penanganan pascabencana di sembilan lokasi di Kecamatan Kubu, Manggis, dan Karangasem, Senin (19/1).

Tanah longsor pada Minggu (18/1) pukul 16.00 WITA dari Bukit Melanting, di Banjar Melanting, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis. Akibatnya, senderan rumah warga jebol hingga rumah milik I Wayan Suasta Gik rusak parah. Dua warga yang tinggal di rumah itu, I Wayan Suasta Gik dan I Kadek Yoga Astawa mengalami luka di tangan akibat kena benturan kayu bangunan yang roboh. Keduanya telah diantar ke Puskesmas Manggis I  untuk mendapatkan penanganan medis.

Informasi di lapangan menyebutkan, Minggu (18/1), hujan lebat mengguyur seharian. Akibatnya, tanah Bukit Melanting longsor menimpa senderan bangunan tinggi 3 meter  dan panjang 5 meter. Air menerjang kamar tidur.

Karena lokasi rumah bersebelahan dengan selokan yang tengah berisi air deras mengalir. Awalnya, aliran air menggerogoti pondasi senderan hingga terjadi jebol.

TRC BPBD melakukan penanganan dikoordinasikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik I Nyoman Soko Wijaya. Hadir di lokasi, Perbekel Padangbai Ni Wayan Suparwati Surya Dewi, Kelian Banjar Melanting, Desa Ayu Padmi, piket Polsek Kawasan Pelabuhan Padangbai Iptu I Wayan Suardika, anggota Bhabinkamtibmas Desa Padangbai Aiptu I Made Arnata, dan warga masyarakat.

Kerugian akibat tanah longsor diperkirakan mencapai Rp 100 juta. "Awalnya kayu gelondongan hanyut menghantam tembok, hingga jebol, menyebabkan air masuk rumah," kata korban I Wayan Suasta Gik.

Kata dia, air awalnya mengalir di bawah tembok, karena di bawah ada saluran air. Mengingat tembok jebol, air meluap naik. ‘’Sementara saya mengungsi di rumah kerabat," tambahnya.

Selama 26 tahun tinggal di rumah ini, katanya, belum pernah mengalami musibah. "Anak saya jadi korban, mengalami luka di dua tangan kena hantaman kayu hingga mengalami sembilan jaritan," lanjut I Wayan Suasta Gik.

Bencana lainnya, senderan rumah jebol milik I Nyoman Sutama di Banjar Bunga, Desa Ban, Kecamatan Kubu. Rumah tertimpa pohon milik I Wayan Kasna di Banjar Batudawa Kelod, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu. Banjir terjadi di Banjar Yehmalet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, menyebabkan sejumlah rumah terendam.

Bencana lainnya, tembok rumah jebol milik I Ketut Lanus di Banjar Bengkel, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, tembok panyengker juga roboh milik I Wayan Kardiasa di Banjar Buitan, Desa/Kecamatan Manggis, banjir juga terjadi di Banjar Mimba, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis menggenangi rumah I Kadek Suwirta.

Begitu juga tembok Pura Merajan jebol di Jeroan Celuk Madya di Banjar Pangitebel, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, dan panyengker pura roboh menimpa kamar mandi milik I Gede Raka, menyebabkan rusak.

"Kami telah melakukan assessment dan penanganan yang masuk prioritas. Hujan seharian menyebabkan terjadi banyak bencana, warga masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan," kata Soko Wijaya.7ntr

Komentar