Bupati Satria Suarakan Kepentingan Kepulauan di Rakernas APKASI
SEMARAPURA, NusaBali - Bupati Klungkung I Made Satria menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 di Batam, Kepulauan Riau, pada 18–20 Januari 2026.
Bupati Satria hadir tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai pengurus APKASI, sehingga memberi ruang lebih luas bagi Kabupaten Klungkung dengan daerah kepulauan untuk menyuarakan kepentingan daerah di tingkat nasional. Mengusung tema ‘Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera’ menjadi wahana strategis bagi para kepala daerah kabupaten untuk menyatukan pandangan sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.
Rakernas secara resmi dibuka oleh Ketua Umum APKASI, Bursah Zarnubi, Minggu (18/1). Dia menegaskan posisi APKASI sebagai mitra pemerintah pusat dalam mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan di daerah. Bupati Satria mengatakan, bagi Kabupaten Klungkung, Rakernas APKASI memiliki arti penting untuk memperjuangkan kepentingan daerah yang memiliki karakter wilayah kepulauan. Klungkung dengan wilayah Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan membutuhkan pendekatan pembangunan yang berbeda dibandingkan daerah daratan. “Mendorong adanya afirmasi kebijakan pusat agar daerah kepulauan mendapat perhatian khusus, baik dalam perencanaan program, alokasi anggaran, maupun pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarpulau,” kata Bupati Satria, Senin (19/1).
Bupati Satria yang hadir sebagai Sekretaris Bidang Kebudayaan APKASI, menegaskan Rakernas APKASI bukan sekadar ajang pertemuan rutin. Forum ini juga menjadi ruang menyampaikan aspirasi daerah terkait penguatan fiskal kabupaten. Menurutnya, daerah dengan beban pelayanan publik yang tinggi, khususnya di kawasan pariwisata dan kepulauan, memerlukan dukungan kebijakan fiskal yang lebih adil agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal. “Bagi Kabupaten Klungkung, forum ini penting agar kebijakan nasional benar-benar berpihak pada daerah kepulauan sehingga pembangunan bisa berjalan lebih merata dan berkeadilan,” ujar Bupati asal Dusun Sental Kangin, Desa Ped, Nusa Penida ini.
Selain isu kepulauan dan fiskal daerah, kepentingan Klungkung lainnya yang relevan dibahas dalam Rakernas APKASI adalah pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Pemerintah daerah mendorong agar kebijakan nasional di sektor pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan, tetapi juga menjaga daya dukung lingkungan, memperkuat peran masyarakat lokal, dan meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan pariwisata, khususnya di kawasan Nusa Penida.
Rakernas APKASI Tahun 2026 juga dirangkaikan dengan peresmian Gedung Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) yang diharapkan menjadi sarana memperkuat promosi potensi daerah. Bagi Kabupaten Klungkung, momentum ini dinilai penting untuk mendorong masuknya investasi yang selaras dengan karakter daerah, berwawasan lingkungan, dan memberi manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat. 7 gik
Komentar