nusabali

Bupati Sedana Arta Hadiri Malam Siwaratri di Pura Kehen

  • www.nusabali.com-bupati-sedana-arta-hadiri-malam-siwaratri-di-pura-kehen

BANGLI, NusaBali - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bersama istri, Sariasih Sedana Arta hadiri persembahyangan serangkaian Hari Raya Siwaratri di Pura Kehen, Sabtu (17/1). Persembahyangan ini untuk memohon keselamatan dan kerahayuan bagi masyarakat Bangli di tengah kondisi cuaca ekstrem belakangan ini.

Usai persembhayangan, Bupati Sedana Arta juga mengungkapkan bahwa semangat Siwaratri dapat membawa kejernihan pikiran dalam membangun Bangli ke arah yang lebih baik. "Melalui Siwaratri, kita semua dapat meningkatkan kesadaran diri dan memperkuat hubungan dengan Tuhan. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperbaiki diri dan membangun Bangli yang lebih baik," ujarnya, Minggu (18/1)

Bupati Sedana Arta juga menekankan pentingnya introspeksi diri dan pengendalian diri dari hawa nafsu keduniawian. "Mari kita jadikan Siwaratri sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidup kita," tambahnya. Persembhayangan dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar bersama sang istri Suciati Diar, Ketua DPRD Kabupaten Bangli, Sekda Bangli, unsur Forkopimda Kabupaten Bangli Serta Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Bangli.

Sementara, Ketua PHDI Kabupaten Bangli I Nyoman Sukra menyampaikan makna dan filosofi Siwaratri yang sering disebut sebagai 'Malam Penebusan Dosa'. Namun, secara mendalam, Siwaratri dijelaskan sebagai momentum 'Jagra' atau kesadaran diri. "Siwaratri bukanlah sekadar begadang semalam suntuk, melainkan upaya manusia untuk melepaskan kegelapan pikiran (Avidya) menuju terang pengetahuan. Ini adalah waktu untuk melakukan mulat sarira atau introspeksi total atas segala perbuatan yang telah dilakukan," ungkap Nyoman Sukra. 

Untuk diketahui bahwa, Tri Brata utama dalam Siwaratri, yakni Upawasa (tidak makan/minum), Monabrata (tidak berbicara), dan Jagra (tidak tidur), dimaknai sebagai simbol pengendalian diri dari hawa nafsu keduniawian demi mendekatkan diri kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi-Nya sebagai Dewa Siwa.7dar

Komentar