nusabali

Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Siwaratri di Pura Agung Jagatnatha

  • www.nusabali.com-pemkot-denpasar-ngaturang-bhakti-siwaratri-di-pura-agung-jagatnatha

DENPASAR, NusaBali - Hari Suci Siwaratri sebagai wahana penyucian diri dan mulat sarira (introspeksi diri) diperingati Pemerintah Kota Denpasar dengan menggelar persembahyangan bersama di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Saniscara Wage Tambir, Sabtu (17/1) petang.

Hadir secara langsung Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya didampingi I Gusti Ayu Putu Suwandewi (Suwandewi Eddy Mulya), anggota DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama, Forkopimda Kota Denpasar, PHDI Kota Denpasar, Sabha Upadesa Kota Denpasar, pimpinan OPD, serta pamedek masyarakat Kota Denpasar.

Diiringi suara kidung dan gamelan Bali, rangkaian persembahyangan Hari Suci Siwaratri diawali dengan persembahan Tari Wali. Selanjutnya dilaksanakan persembahyangan bersama yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Oka Bajing dari Griya Bajing Kesiman. Persembahyangan Hari Suci Siwaratri di Kota Denpasar dilaksanakan sebanyak tiga kali, yakni pukul 18.00 Wita saat sandikala, pukul 00.00 Wita (tengah malam), dan pukul 06.00 Wita keesokan harinya. Pj Sekda Denpasar Eddy Mulya menekankan bahwa Hari Suci Siwaratri merupakan momen untuk memuja Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam prabawanya sebagai Dewa Siwa. Momentum ini sangat baik untuk merenungi segala perbuatan, yang dikenal sebagai malam peleburan dosa.

Ia menambahkan, peringatan Hari Suci Siwaratri hendaknya dimaknai dengan mulat sarira dan introspeksi diri agar umat manusia dapat menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya serta mampu menjalankan swadarma dengan baik dalam lindungan Ida Sang Hyang Widi Wasa Tuhan Yang Maha Esa. “Hari Siwaratri hendaknya diisi dengan kegiatan positif dan penuh kesadaran, seperti Dharma Tula, Monobrata, Jagra, Upawasa, Mulat Sarira, serta pengendalian Panca Indra sebagai wujud wiweka umat Hindu,” ujar Eddy Mulya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Denpasar Ida Bagus Alit Surya Antara mengatakan bahwa Hari Suci Siwaratri memiliki makna penting bagi umat Hindu sebagai ajang mulat sarira. Oleh karena itu, perayaan rutin dilaksanakan guna memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait makna dan tujuan peringatan Hari Suci Siwaratri.

“Melalui persembahyangan yang dilanjutkan dengan berbagai kegiatan keagamaan seperti makekawin, mageguritan, dan Dharma Tula, diharapkan masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih luas tentang makna Hari Suci Siwaratri,” ujar Surya Antara.@mis

Komentar