nusabali

AirAsia Tambah Rute Surabaya–Makassar, Luwuk, dan Palu

  • www.nusabali.com-airasia-tambah-rute-surabaya-makassar-luwuk-dan-palu

JAKARTA, NusaBali.com — Maskapai Indonesia AirAsia menambah rute domestik Surabaya–Makassar, Makassar–Luwuk, dan Makassar–Palu guna memperkuat jaringan penerbangan nasional dengan menjadikan Makassar (UPG) sebagai salah satu virtual hub utama. Langkah ini ditujukan untuk memperluas konektivitas antardaerah, khususnya di Kawasan Timur Indonesia.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman, Kamis (15/1/2026), mengatakan penambahan rute tersebut bertujuan meningkatkan aksesibilitas perjalanan, mendorong mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan pariwisata domestik. Makassar dinilai memiliki peran strategis sebagai gerbang Indonesia Timur.

“Melalui pembukaan rute-rute domestik ini, kami ingin menghadirkan pilihan perjalanan yang lebih efisien dan terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta pariwisata di daerah yang kami layani. Indonesia AirAsia membuka sejumlah rute domestik yang menghubungkan Surabaya, Makassar, Kendari, Palu, dan Luwuk yang dapat dipesan mulai 14 Januari 2026,” ujar Sadikin.

Ia menambahkan, penguatan konektivitas melalui Makassar diharapkan memperlancar pergerakan penumpang dari dan menuju kota-kota besar, termasuk Surabaya, sekaligus mempermudah distribusi penumpang ke berbagai destinasi di Sulawesi dan sekitarnya.

Sebagai bagian dari strategi jaringan, AirAsia menerapkan konsep virtual hub, yakni sistem yang memungkinkan penumpang terhubung ke lebih banyak tujuan melalui satu bandara transit secara praktis dan efisien. Inisiatif ini dinilai relevan dengan kebutuhan pasar domestik yang terus berkembang.

Rangkaian rute yang direncanakan meliputi penerbangan langsung Surabaya–Makassar (SUB–UPG), Makassar–Kendari (UPG–KDI), Makassar–Palu (UPG–PLW), dan Makassar–Luwuk (UPG–LUW). Pengembangan konektivitas ini tidak hanya membuka akses lanjutan dari Surabaya menuju Kendari, Palu, dan Luwuk melalui Makassar, tetapi juga memperkuat peran Makassar sebagai hub strategis.

Selain itu, terhubungnya rute KDI, PLW, dan LUW dengan penerbangan internasional Makassar–Kuala Lumpur (UPG–KUL) memberikan opsi koneksi internasional yang lebih cepat dan efisien bagi penumpang, khususnya menuju Kuala Lumpur dan jaringan regional AirAsia lainnya.

Dari sisi pariwisata, Sulawesi Selatan menunjukkan tren pemulihan yang berkelanjutan. Data Badan Pusat Statistik mencatat kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Selatan pada November 2025 mencapai 1.306 kunjungan, meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Pergerakan wisatawan nusantara juga tetap kuat dengan sekitar 3,29 juta perjalanan.

Sementara itu, jumlah perjalanan wisatawan nasional melalui Pintu Kedatangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tercatat sebanyak 13.008 kunjungan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang berada di level 53 persen, menandakan masih terbukanya ruang pemulihan sektor akomodasi seiring peningkatan konektivitas udara.

Makassar dikenal sebagai pusat perdagangan dan jasa di Kawasan Timur Indonesia sekaligus pintu masuk menuju berbagai destinasi unggulan Sulawesi Selatan, mulai dari wisata bahari Pantai Losari dan Kepulauan Spermonde hingga kekayaan kuliner dan budaya. Sementara Kendari, Palu, dan Luwuk juga memiliki potensi pariwisata yang terus berkembang.

Kehadiran rute-rute baru ini diharapkan dapat meningkatkan arus kunjungan wisatawan, memperkuat konektivitas antardaerah, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. *may


Komentar