nusabali

Kinerja The Nusa Dua Positif Sepanjang 2025, Okupansi Hotel Stabil di Atas 76 Persen

  • www.nusabali.com-kinerja-the-nusa-dua-positif-sepanjang-2025-okupansi-hotel-stabil-di-atas-76-persen

MANGUPURA, NusaBali.com — Kawasan pariwisata The Nusa Dua yang dikelola InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025.

Meski sempat menghadapi tantangan pada awal tahun, tingkat hunian hotel tetap terjaga stabil, sementara jumlah kunjungan wisatawan menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menjelaskan, sepanjang 2025 rata-rata tingkat hunian hotel di kawasan The Nusa Dua tercatat sebesar 76,93 persen. Capaian tersebut diraih di tengah penurunan perjalanan dinas dan aktivitas Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) pada awal tahun, seiring kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Pusat.

Menurutnya, stabilitas kinerja The Nusa Dua pada Semester II 2025 tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas pariwisata serta penyelenggaraan berbagai event berskala nasional maupun internasional. Kegiatan tersebut berkontribusi dalam menjaga pergerakan wisatawan, memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai destinasi unggulan, sekaligus mempertahankan kepercayaan pelaku industri pariwisata.

“Dari sisi kunjungan kawasan justru menunjukkan tren meningkat. Jumlah kunjungan ke The Nusa Dua pada 2025 mencapai hampir 3,8 juta kunjungan, naik dari sekitar 3,2 juta kunjungan pada 2024 atau tumbuh sekitar 18,5 persen,” ujar Ahmad Fajar, Sabtu (17/1/2026).

Ia menambahkan, capaian tersebut menunjukkan ITDC berhasil menjaga tingkat okupansi kawasan tetap stabil sekaligus mendorong pertumbuhan signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan. Hal ini menandakan aktivitas pariwisata di kawasan yang dikelola ITDC terus bergerak positif melalui penguatan event, MICE, serta pengembangan pengalaman destinasi.

Selain The Nusa Dua, ITDC juga mencatat kinerja positif di kawasan lain yang dikelola, yakni The Mandalika di Nusa Tenggara Barat dan The Golo Mori di Nusa Tenggara Timur. Sepanjang 2025, ketiga kawasan tersebut sama-sama menunjukkan pertumbuhan kunjungan serta penguatan fungsi kawasan sebagai destinasi event dan pariwisata terpadu.

“Secara keseluruhan, capaian kinerja ketiga kawasan ini menegaskan efektivitas strategi pengelolaan destinasi yang dijalankan ITDC sebagai Master Developer dan Asset Manager destinasi pariwisata Indonesia,” kata Ahmad Fajar.

Ke depan, ITDC berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kawasan, mendorong peningkatan lama tinggal wisatawan (length of stay) dan belanja wisatawan (visitor spending), serta memperkuat pengembangan event dan amenitas berstandar internasional guna mendukung pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan. *ris

Komentar