nusabali

Kasus LSD Muncul di Jembrana, Denpasar Perketat Pengawasan Ternak Sapi

  • www.nusabali.com-kasus-lsd-muncul-di-jembrana-denpasar-perketat-pengawasan-ternak-sapi

DENPASAR, NusaBali.com – Menyusul ditemukannya kasus penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) pada ternak sapi di Kabupaten Jembrana, Dinas Pertanian Kota Denpasar memperketat langkah antisipasi guna mencegah penyebaran penyakit tersebut ke wilayah Kota Denpasar. Hingga saat ini, Denpasar dipastikan masih bebas dari kasus LSD.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar drh Ni Made Suparmi, Kamis (15/1/2026), menegaskan belum ada laporan ternak sapi yang terinfeksi LSD di wilayah Kota Denpasar.

“Sampai saat ini belum ditemukan kasus LSD pada ternak sapi di Denpasar,” ujar Suparmi.

Ia menjelaskan, populasi sapi di Kota Denpasar saat ini mencapai sekitar 1.700 ekor yang tersebar di sejumlah wilayah. Untuk melindungi populasi tersebut, Dinas Pertanian memperkuat upaya pencegahan melalui penerapan biosekuriti secara ketat, baik di tingkat kandang maupun terhadap vektor pembawa virus.


“Langkah biosekuriti dilakukan dengan menjaga kebersihan kandang, mengendalikan vektor penyakit, serta mengimbau peternak agar menjaga imunitas ternak melalui pemberian pakan dan minum yang cukup,” jelasnya.

Selain itu, Dinas Pertanian Kota Denpasar juga meningkatkan pelayanan kesehatan ternak, melakukan penyemprotan desinfektan, serta mengintensifkan kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada kelompok peternak terkait pencegahan dan deteksi dini penyakit LSD.

Salah satu kelompok ternak yang menjadi sasaran pemantauan adalah Kelompok Ternak Satwa Wiguna di Banjar Paangtebel, Desa Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara. Berdasarkan hasil pemantauan sementara, seluruh ternak di lokasi tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat.

“Dari hasil pemantauan lapangan, tidak ditemukan gejala yang mengarah pada penyakit LSD,” kata Suparmi.

Ia menambahkan, pemantauan kesehatan ternak akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi dini untuk mencegah potensi masuknya penyakit LSD dari daerah lain ke Kota Denpasar. *mis

Komentar