Kecelakaan Maut di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Mahasiswa Buleleng Tewas Tergelincir di Tengah Hujan
Kanit Laka Satlantas Polres Jembrana, Ipda Eka, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.30 WITA. Korban mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Saat melintas di jalan lurus yang mendekati tikungan landai, hujan deras membuat jalan licin dan muncul genangan air di sisi kiri jalan.
“Korban bermanuver ke kanan untuk menghindari genangan air, tetapi motor slip sehingga pengendara kehilangan kendali dan terlempar ke jalur berlawanan,” ujar Ipda Eka.
Sayangnya, pada saat yang bersamaan, truk Mitsubishi Colt Diesel DK 8076 WF melaju dari arah berlawanan. Truk yang dikemudikan Supriadi (46), warga Banyuwangi, tidak sempat menghindar sehingga tubuh korban masuk ke kolong truk dan terlindas.
Akibat benturan keras, Rico mengalami luka parah pada kepala dan tubuh, dan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sepeda motor korban terseret ke jalur kiri arah selatan. Jenazah langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Polisi telah melakukan olah TKP serta mengamankan truk beserta sopir untuk penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi seluruh pengendara. Ipda Eka mengimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan deras, karena jalan licin, genangan air, dan jarak pandang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kami mengimbau masyarakat selalu berhati-hati dan menyesuaikan kecepatan saat hujan. Pastikan jarak aman dengan kendaraan lain, hindari manuver mendadak, dan periksa kondisi kendaraan sebelum berkendara,” pesan Ipda Eka.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem dan kondisi jalan licin dapat mengancam keselamatan pengendara. Masyarakat diimbau selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama di jalan raya utama seperti Denpasar–Gilimanuk yang rawan genangan air. *ode
Komentar