nusabali

Jalur Tabanan–Singaraja Lumpuh 6 Jam, Longsor Tutup Total Jalan di Desa Sanda

  • www.nusabali.com-jalur-tabanan-singaraja-lumpuh-6-jam-longsor-tutup-total-jalan-di-desa-sanda

SINGASANA, NusaBali – Jalur utama Tabanan–Singaraja melalui Kecamatan Pupuan sempat lumpuh total selama enam jam akibat longsor yang menutup badan jalan di Desa Sanda, Kecamatan Pupuan, Kamis (15/1/2026) malam. Material longsor menutup seluruh badan jalan sehingga kendaraan roda empat tidak bisa melintas.

Longsor terjadi menyusul hujan lebat sejak sore. Sedikitnya tiga titik longsor menutup akses jalan, dua di Desa Sanda (Banjar Paka dan Banjar Sanda) dengan panjang sekitar 25 meter, dan satu titik di Banjar Batungsel, Desa Batungsel.

Kapolsek Pupuan AKP I Nengah Simpen mengatakan, arus lalu lintas dari Tabanan menuju Singaraja maupun sebaliknya terhenti sejak pukul 18.00 WITA dan baru kembali normal pukul 23.00 WITA setelah penanganan selesai. “Motor masih bisa lewat melalui jalur permukiman, tapi mobil sama sekali tidak bisa melintas,” ujarnya.

Material longsor berasal dari persawahan dan perbukitan dengan kondisi tanah labil akibat hujan deras. “Tidak ada korban jiwa. Penanganan dilakukan tim BPBD Tabanan dibantu masyarakat,” kata AKP Simpen.


Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Nyoman Sri Nadha Giri menambahkan, pembersihan melibatkan alat berat dari Dinas PUPR Provinsi Bali, serta penyemprotan air untuk melonggarkan lumpur. Tim dibagi untuk mempercepat proses di tiga titik longsor. “Penanganan selesai sekitar pukul 23.00 WITA dan jalan sudah bisa dilalui kembali,” ujarnya.

Sri Nadha mengatakan, berdasarkan data awal, longsor juga terpantau di Kecamatan Baturiti. Pendataan lanjutan sedang dilakukan karena belum semua lokasi terdampak dicek. “Di Desa Munduktemu Pupuan dan Desa Padangan dilaporkan ada rumah warga yang tertimbun longsor. Saat ini masih dalam proses pendataan,” tandasnya. *des

Komentar