Rayakan HUT ke-78, ST Mascitta Bhuwana Fokus Penguatan SDM dan Kebersamaan
DENPASAR, NusaBali.com – Sekaa Teruna (ST) Mascitta Bhuwana, Banjar Kayumas Kaja, Kelurahan Dangin Puri, Denpasar Timur, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 tahun dengan menekankan penguatan sumber daya manusia (SDM) dan kebersamaan antaranggota. Puncak perayaan digelar pada Sabtu (10/1/2026) di Banjar Kayumas Kaja, Jalan Surapati.
Rangkaian kegiatan HUT ke-78 diawali dengan lomba mewarnai tingkat TK hingga SD yang berlangsung pukul 15.00 WITA. Pada malam harinya, pukul 19.00 WITA, acara puncak dilaksanakan dengan pemotongan kue ulang tahun, hiburan musik akustik, serta penampilan DJ yang disambut antusias krama banjar dan generasi muda.
Ketua ST Mascitta Bhuwana, I Gede Bagus Suadnyana Putera, mengatakan bahwa memasuki usia ke-78 tahun, ST Mascitta Bhuwana lebih memprioritaskan penguatan SDM dibandingkan mengejar prestasi.
“Di usia ke-78 ini kami belum menonjol dari sisi prestasi, namun kami fokus membangun kualitas SDM di lingkungan ST. Kami juga bangga, Banjar Kayumas Kaja secara konsisten telah menggelar lomba tari hampir setiap tahun dan kini sudah memasuki penyelenggaraan ke-19,” ujarnya.
Menurut Suadnyana, tantangan ST saat ini adalah menjaga partisipasi generasi muda di tengah kesibukan kerja, pendidikan, dan perubahan pola kehidupan sosial. Karena itu, momentum HUT dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi dan konsolidasi agar anggota ST tetap kompak dan aktif berkontribusi di banjar.
“HUT ini kami harapkan menjadi ruang kebersamaan, terutama bagi anggota baru ST, agar merasa diterima dan terhindar dari praktik perundungan. Kebersamaan dan kerukunan harus terus dijaga,” katanya.
Perayaan HUT ke-78 ST Mascitta Bhuwana juga dirangkaikan dengan undangan kepada sejumlah banjar di wilayah Kelurahan Dangin Puri, yakni Banjar Kayumas Kelod, Banjar Kaliungu Kelod, Banjar Batumas, Banjar Bun, dan Banjar Tegalsari. Hadir pula Lurah Dangin Puri serta prajuru adat dan dinas Banjar Kayumas Kaja.
Suadnyana menambahkan, perayaan HUT yang jatuh pada awal Januari bertepatan dengan memasuki musim pembuatan ogoh-ogoh menjelang Tahun Baru Caka 1948. Namun tahun ini, ST Mascitta Bhuwana memilih menggarap ogoh-ogoh secara sederhana.
“Dua tahun sebelumnya kami sudah menampilkan ogoh-ogoh dengan garapan cukup megah. Tahun ini kami fokus menjalankan program ST agar berjalan seimbang. Astungkara, tahun depan kami bisa kembali lebih maksimal,” ujarnya.
Ia berharap, melalui perayaan HUT ke-78 ini, ST Mascitta Bhuwana dapat menumbuhkan semangat introspeksi diri, kepedulian terhadap lingkungan, serta keharmonisan antaranggota, sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal Bali.
“Belajar dari bencana alam yang terjadi sepanjang 2025, kami ingin generasi muda semakin sadar pentingnya menjaga hubungan harmonis antara manusia, alam, dan lingkungan sosial,” pungkasnya. *m03
Komentar