nusabali

Bhandana Bhuhkala 2026 Bakal Digelar Empat Hari

  • www.nusabali.com-bhandana-bhuhkala-2026-bakal-digelar-empat-hari

MANGUPURA, NusaBali.com - Festival Ogoh-ogoh Badung bertajuk Bhandana Bhuhkala dipastikan kembali digelar pada tahun ini. Lokasi kegiatan masih dipusatkan di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.

Berkaca dari pelaksanaan perdana tahun 2025, pelaksanaan tahun ini dirancang lebih matang dengan berbagai evaluasi dan simulasi, agar berjalan lebih tertata dan berkualitas.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, I Gde Eka Sudarwitha, mengatakan, Festival Ogoh-ogoh Badung 2026 direncanakan berlangsung sebelum pelaksanaan Tawur Agung Kesanga. Tanggalnya masih belum diungkap. Dari evaluasi pelaksanaan perdana, durasi pelaksanaan festival rencananya akan diperpanjang menjadi empat hari, dengan tujuan untuk mengurai kepadatan penonton.

“Pelaksanaannya kami rancang selama empat hari, dengan pemikiran agar konsentrasi massa, utamanya yang dari kalangan yang memiliki ogoh-ogoh dimaksud dapat terurai. Dibagi harinya biar tidak menjadi penumpuk penonton atau pengunjung di dua hari seperti pelaksanaan hari pertama,” ujarnya, Rabu (14/1).

Selain itu, pola penilaian dan titik penampilan ogoh-ogoh juga akan diatur. Menurutnya, pada tahun ini, penampilan tidak lagi terpusat di satu titik. “Untuk rute-rute daripada penampilan, itu mungkin tidak di satu titik melainkan di dua atau tiga pos di areal Puspem. Mungkin untuk pos utamanya adalah ini undangan dari pimpinan daerah dan OPD terkait. Kemudian ada pos kedua dan pos ketiga, di sana dinilai juga,” jelas Sudarwitha.

Evaluasi lainnya, mengenai alur masuk penonton ke Puspem Badung juga akan difokuskan satu arah. Mantan Camat Petang ini menambahkan, konsep ini meniru pola pengamanan dan lalu lintas saat peringatan HUT Mangupura. Termasuk dalam mengantisipasi lonjakan pengunjung, panitia akan memperbanyak kantong parkir, dan akan disediakan area kuliner.

“Menjelang pelaksanaan festival nanti akan terus dirapikan lagi, dicermati lagi, agar lebih nyamanlah penonton dan pengunjung, sehingga bisa menghasilkan event yang berkualitas dalam Festival Bhandana Bhuhkala yang kedua ini,” katanya.

Sementara itu, terkait keluhan seniman mengenai kualitas tenda pada pelaksanaan perdana tahun lalu, juga akan ditindaklanjuti. Tahun 2026, panitia merencanakan penggunaan tenda yang lebih representatif dengan sistem rigging. “Tendanya kita tingkatkan kualitasnya dan Sekaa Teruna juga kami persilakan menambahkan hiasan sesuai kreativitas masing-masing,” kata Sudarwitha. *ind

Komentar