TP Posyandu Gianyar Siapkan Lomba Posyandu 2026, Fokus Implementasi 6 Bidang SPM
GIANYAR, NusaBali.com – Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kabupaten Gianyar mulai menyiapkan pelaksanaan Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten Gianyar Tahun 2026. Lomba ini dirancang sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas layanan Posyandu dengan menitikberatkan pada implementasi enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa.
Lomba Posyandu 2026 rencananya akan diikuti oleh tujuh desa perwakilan dari masing-masing kecamatan di Gianyar. Ketujuh desa tersebut yakni Desa Lebih, Desa Belega, Desa Batubulan, Desa Petulu, Desa Buahan, Desa Keliki, dan Desa Pejeng Kelod.
Sekretaris II TP Posyandu Kabupaten Gianyar yang juga Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gianyar, Ni Wayan Sriyani, menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan lomba, TP Posyandu Gianyar bersama Dinas PMD akan melakukan pembinaan kepada desa-desa binaan. Pembinaan direncanakan berlangsung dua kali, masing-masing pada akhir Januari dan Februari 2026.
“Sebelum lomba, kami akan melakukan pembinaan terhadap tujuh desa binaan. Penilaian nantinya difokuskan pada pelaksanaan kegiatan Posyandu selama dua tahun terakhir,” ujar Sriyani.
Penilaian lomba Posyandu dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan akan disinergikan dengan Lomba Desa/Kelurahan serta Lomba Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Dengan pola ini, diharapkan pembinaan dan penilaian dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi.
Untuk mematangkan persiapan tersebut, TP Posyandu Kabupaten Gianyar menggelar rapat persiapan di Ruang Rapat Dinas PMD Gianyar, Selasa (13/1/2026). Rapat ini membahas teknis pelaksanaan, mekanisme pembinaan, serta kriteria penilaian lomba.
Tim penilai lomba akan melibatkan lintas perangkat daerah sesuai dengan enam Bidang SPM, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan, DP3AP2KB, Satpol PP, serta Dinas Sosial.
Sementara itu, JF PSM I Dewa Putu Sukabawa yang memandu jalannya rapat menjelaskan bahwa kriteria penilaian mencakup berbagai aspek. Mulai dari perencanaan dan kelembagaan Posyandu, dukungan kebijakan desa, peningkatan kapasitas kader, pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), pelayanan KB, hingga keterampilan kader dalam menerapkan tujuh langkah Posyandu.
Selain itu, penilaian juga mencakup integrasi layanan Posyandu dengan Bina Keluarga Balita (BKB) dan PAUD, serta inovasi Posyandu dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui Lomba Posyandu 2026 ini, TP Posyandu Kabupaten Gianyar berharap kualitas layanan Posyandu di tingkat desa semakin meningkat dan mampu berkontribusi nyata dalam pemenuhan pelayanan dasar bagi masyarakat. *nvi
Sekretaris II TP Posyandu Kabupaten Gianyar yang juga Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gianyar, Ni Wayan Sriyani, menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan lomba, TP Posyandu Gianyar bersama Dinas PMD akan melakukan pembinaan kepada desa-desa binaan. Pembinaan direncanakan berlangsung dua kali, masing-masing pada akhir Januari dan Februari 2026.
“Sebelum lomba, kami akan melakukan pembinaan terhadap tujuh desa binaan. Penilaian nantinya difokuskan pada pelaksanaan kegiatan Posyandu selama dua tahun terakhir,” ujar Sriyani.
Penilaian lomba Posyandu dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan akan disinergikan dengan Lomba Desa/Kelurahan serta Lomba Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Dengan pola ini, diharapkan pembinaan dan penilaian dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi.
Untuk mematangkan persiapan tersebut, TP Posyandu Kabupaten Gianyar menggelar rapat persiapan di Ruang Rapat Dinas PMD Gianyar, Selasa (13/1/2026). Rapat ini membahas teknis pelaksanaan, mekanisme pembinaan, serta kriteria penilaian lomba.
Tim penilai lomba akan melibatkan lintas perangkat daerah sesuai dengan enam Bidang SPM, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan, DP3AP2KB, Satpol PP, serta Dinas Sosial.
Sementara itu, JF PSM I Dewa Putu Sukabawa yang memandu jalannya rapat menjelaskan bahwa kriteria penilaian mencakup berbagai aspek. Mulai dari perencanaan dan kelembagaan Posyandu, dukungan kebijakan desa, peningkatan kapasitas kader, pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), pelayanan KB, hingga keterampilan kader dalam menerapkan tujuh langkah Posyandu.
Selain itu, penilaian juga mencakup integrasi layanan Posyandu dengan Bina Keluarga Balita (BKB) dan PAUD, serta inovasi Posyandu dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui Lomba Posyandu 2026 ini, TP Posyandu Kabupaten Gianyar berharap kualitas layanan Posyandu di tingkat desa semakin meningkat dan mampu berkontribusi nyata dalam pemenuhan pelayanan dasar bagi masyarakat. *nvi
Komentar