nusabali

22 Mata Air Topang Air Bersih Perumda Bangli

  • www.nusabali.com-22-mata-air-topang-air-bersih-perumda-bangli

BANGLI, NusaBali - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Danu Arta Bangli memanfaatkan 22 titik mata air yang tersebar untuk menopang penyaluran air bersih kepada masyarakat di seluruh wilayah Bangli.

Keberadaan puluhan sumber mata air tersebut menjadi tulang punggung penyediaan air baku, baik untuk kebutuhan rumah tangga, fasilitas umum, dan lainnya.

Puluhan mata air itu tersebar di empat kecamatan, yakni Bangli, Susut, Tembuku, dan Kintamani. Di Kecamatan Bangli, sumber mata air terkonsentrasi di Desa Kayubihi, seperti Tirta Gamongan, Kayubihi, Cingang, Jangkaan, dan Gamongan 2. Selain itu, terdapat pula mata air Tegal Suci di Kelurahan Kubu serta mata air Arca dan Tirta Taman Beteng di Kelurahan Kawan. Di Kecamatan Susut, sumber mata air berada di Desa Sulahan berupa mata air Tirta Barong dan Empelan Selat. Kemudian, di Desa Tiga dengan mata air Malet Kuta Mesir. Selanjutnya di Desa Demulih melalui mata air Song Landak, serta Desa Bunutin yang memiliki mata air Lembean.

Untuk Kecamatan Tembuku, mata air tersebar di Desa Tembuku yakni mata air Tirta Anyar, di Desa Jehem mata air Anakan Pande, di Desa Peninjoan yang memiliki beberapa sumber seperti mata air Kayuandari, Paras Malem, Yeh Bulan, dan P. Bengang, serta di Desa Bangbang dengan mata air P. Yeh Bulan Pantunan. Sedangkan di Kecamatan Kintamani, sumber mata air tercatat berada di Desa Catur, yakni mata air Pebini.

Kepala Bidang Perumda Air Minum Tirta Danu Arta Bangli, Ida Bagus Putu Prenawa menjelaskan, bahwa seluruh sumber mata air tersebut telah dipetakan dan itu menjadi dasar penting dalam perencanaan distribusi air bersih di seluruh wilayah Bangli. "Pemanfaatan mata air ini terkontrol agar tetap berkelanjutan. Keberadaannya sangat vital untuk menjaga kontinuitas suplai air bersih bagi masyarakat Bangli," ujarnya.

Dia menambahkan, meskipun sebagian mata air memiliki debit yang fluktuatif, seluruh sumber air tersebut tetap dipantau dan dikelola secara optimal. Upaya pelestarian lingkungan di sekitar mata air juga terus dikoordinasikan dengan desa adat dan pemerintah desa agar kualitas dan kuantitas air tetap terjaga ke depan. "Air yang didistribusikan kepada masyarakat itu tidak melalui pengolahan. Jadi semuanya bersumber dari mata air asli dan langsung kita kirim ke pelanggan," pungkasnya.7dar

Komentar