Potongan Bangkai Paus di Anturan, Diduga Bagian dari Bangkai Paus yang Ditemukan di Lovina
SINGARAJA, NusaBali.com - Temuan bangkai paus kembali menghebohkan warga pesisir Buleleng. Setelah bangkai paus muncul di Pantai Lovina, pada Senin (12/1), kembali ditemukan potongan bangkai paus di Pantai Lila Cita, Desa Anturan, Kecamatan / Kabupaten Buleleng. Diduga, potongan bangkai tersebut merupakan bagian lain dari paus yang sebelumnya ditemukan di Pantai Lovina.
Camat Buleleng, Putu Gopi Suparnaca saat dihubungi Selasa (13/1/2026), membenarkan adanya temuan tersebut. Ia mengatakan, bangkai paus yang ditemukan di Anturan diduga merupakan paus sperma dengan kondisi sudah membusuk dan rusak.
“Panjangnya sekitar enam meter. Itu diperkirakan bagian dari badan paus sperma. Kondisinya sudah busuk,” ujar Gopi.
Menurutnya, temuan bangkai paus itu pertama kali dilaporkan warga karena bau busuk yang menyengat di sekitar pantai. Bangkai tersebut ditemukan pada Selasa (12/1) sekitar pukul 10.00 Wita, tak lama setelah kegiatan peresmian TPS3R di desa setempat.
Gopi menjelaskan, setelah dilakukan pengecekan di lapangan, bangkai paus tersebut diyakini merupakan serpihan atau potongan dari bangkai paus yang sebelumnya ditemukan di wilayah Kalibukbuk, Lovina.
“Itu serpihan. Setelah kami cek, ada potongan lain dari yang di Kalibukbuk. Panjangnya sekitar enam meter, bagian badan,” jelas Gopi.
Lebih lanjut dikatakan, pihak kecamatan saat ini masih berkoordinasi dengan Perbekel Anturan untuk penanganan bangkai paus tersebut. Pemerintah desa disebut telah berupaya mencari alat berat berupa excavator untuk melakukan penguburan bangkai, guna mencegah dampak kesehatan dan pencemaran lingkungan akibat bau menyengat.
Hingga kini, penanganan bangkai paus masih menunggu kesiapan alat berat. Sementara warga diimbau menjauh dari lokasi temuan untuk menghindari risiko gangguan kesehatan akibat bangkai yang sudah membusuk.*lik
Komentar