Pemkab Buleleng Siapkan Sodetan dan Perbaikan Drainase Atasi Genangan di Pancasari
SINGARAJA, NusaBali - Pemerintah Kabupaten Buleleng sudah menyiapkan penanggulangan genangan air yang merendam 47 keluarga (KK) di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Genangan terjadi pada Senin (12/1/2026) akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut. Aliran air dari sisi timur desa dan kawasan Bali Handara terkumpul di titik cekungan alami Pancasari, yang menjadi lokasi terendah di desa itu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra, mengatakan Pemkab telah menyiapkan rencana penanganan jangka pendek, menengah, dan panjang. Untuk jangka pendek, akan membuat sodetan sementara dari Bali Handara ke arah barat menuju Danau Buyan. Sodetan ini memiliki dimensi 2x2 meter, meningkat dari ukuran sebelumnya 1x1 meter, dengan panjang 700 meter dan anggaran sekitar Rp 800 juta.
“Langkah ini dilakukan agar air cepat mengalir saat hujan deras,” ujar Adhipta.
Untuk penanganan jangka menengah, Dinas PUTR Buleleng bekerja sama dengan Balai Jalan dan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk memperbesar dimensi selokan serta membersihkan sedimen yang menutup saluran. “Setiap kali hujan, sedimen menumpuk dan menutup hingga setengah drainase. Pembersihan rutin menjadi kunci agar aliran air tetap optimal,” tambah Adiptha.
Sementara itu, jangka panjang, Pemkab Buleleng bersama Balai Jalan dan BWS mencari alternatif agar air dapat dibuang lebih cepat ke Danau Buyan. “Kami ingin solusi permanen agar genangan tidak berulang, termasuk meninjau arah aliran dan memperbaiki drainase secara menyeluruh,” ujar Adhipta.
Pemkab juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi, termasuk Balai Jalan dan BWS, agar setiap langkah penanganan, baik sodetan, pelebaran selokan, maupun pembersihan sedimen, berjalan efektif. Sodetan yang dibangun akan meningkatkan kapasitas aliran air dan diharapkan mampu menahan dampak genangan saat hujan lebat berikutnya.
Menurut Adhipta, Desa Pancasari memang rawan tergenang karena cekungan alami dan intensitas curah hujan tinggi dari berbagai arah. Genangan yang terjadi kemarin sempat merendam pemukiman warga, tetapi berkat respons cepat Pemkab, dampaknya bisa dikurangi.
“Harapan kita sodetan, pelebaran selokan, dan pembersihan sedimen, genangan di Pancasari dapat diminimalkan pada musim hujan mendatang. Upaya ini sekaligus menjadi model penanganan genangan bagi desa-desa lain yang memiliki karakteristik topografi serupa,” papar dia. 7 lik
Komentar